Senin, 13 April 2026

Luar Negeri

Arab Saudi Sudah Angkut Bantuan dengan Empat Pesawat Kargo ke Lebanon

Kerajaan Arab Saudi sudah mengangkut bantuan obat-obatan, makanan dan lainnya ke Lebanon. Sebanyak empat pesawat kargo telah mengangkut bantuan

Editor: M Nur Pakar
Foto: Saudi Press Agency
Tim Arab Saudi salurkan bantuan ke korban ledakan dahsyat dekat Beirut, Lebanon, Minggu (9/10/2020). 

SERAMBINEWS.COM, JEDDAH - Kerajaan Arab Saudi sudah mengangkut bantuan obat-obatan, makanan dan lainnya ke Lebanon.

Sebanyak empat pesawat kargo telah mengangkut bantuan ke Lebanon melalui Bandara Riyadh.

Bantuan dioperasikan oleh Pusat Bantuan dan Bantuan Kemanusiaan Raja Salman (KSRelief).

Sebanyak 90 ton bantuan kemanusiaan telah diterbangkan, termasuk bahan dan peralatan medis, bahan makanan dan persediaan tempat tinggal.

Obat-obatan, perawatan luka bakar, larutan medis, masker, sarung tangan, alat sterilisasi, dan bahan bedah lainnya akan didistribusikan oleh tim khusus di lapangan.

Pesawat juga membawa keranjang makanan yang berisi tepung dan kurma serta tempat berlindung seperti tenda, selimut, kasur, dan perkakas.

Sejauh ini, 290 ton bantuan telah dikirim dari Arab Saudi ke Lebanon sesuai arahan Raja Salman.

Untuk memberikan bantuan kemanusiaan yang mendesak kepada rakyat Lebanon yang terkena dampak ledakan dahsyat Pelabuhan Beirut pada Selasa (4/8/2020).

Bantuan diberikan disesuaikan dengan laporan kebutuhan kemanusiaan akibat ledakan.

Arab Saudi Kirim Bantuan Obat-obatan dan Peralatan Medis ke Lebanon

Mimpi Remaja Putri Arab Saudi, Ikut Olimpiade Ski Es, Berawal Pinjam Sepatu Teman Tiga Tahun Lalu

Kasus Virus Corona Arab Saudi, 36.469 Pasien Masih Dirawat, Sembuh 253.478 Orang

Seperti berkoordinasi dengan Kedutaan Besar Saudi di Beirut, dan cabang KSRelief di Lebanon.

Arab Saudi akan terus menunjukkan solidaritas kepada rakyat Lebanon dan memberikan bantuan kepada mereka yang terkena bencana.

KSRelief memberikan pasokan makanan mendesak kepada orang-orang yang terkena dampak yang tinggal di daerah berdekatan dengan pelabuhan pada Minggu (9/102020), mencakup 500 keluarga.

Duta Besar Arab Saudi untuk Lebanon, Waleed bin Abdullah Bukhari kepada Arab News, Senin (10/8/2020) mengatakan  komite khusus mengawasi dan meninjau laporan kebutuhan rakyat Lebanon.

"Bantuan akan terus mengalir ke Lebanon setelah menilai kebutuhan yang dibutuhkan rakyat Lebanon bekerja sama dengan pihak berwenang terkait di Lebanon," katanya.

Negara-negara di seluruh dunia bersatu padu untuk membantu Lebanon setelah ledakan yang meluluhlantahkan sebagian besar wilayah Beirut.

Merusak dan menghancurkan infrastruktur, bangunan dan rumah, termasuk semua fasilitas pelabuhan dan silo penyimpanan biji-bijian negara itu.(*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved