Update Corona di Abdya
Bupati Abdya Kembali Perpanjang Jadwal Siswa Belajar di Rumah Hingga 23 Agustus 2020
karena kondisi belum membaik, Bupati Akmal Ibrahim, kembali mengeluarkan instruksi tentang perpanjangan pelaksanaan kegiatan belajar di rumah
Penulis: Zainun Yusuf | Editor: Mursal Ismail
Warga Abdya yang terkonfirmasi terpapar Covid-19 berjumlah 23 orang, satu di antaranya sembuh dan satu orang meninggal pada 21 Juli 2020.
Mereka yang terinveksi menjadi rawatan Ruang Khusus Isolasi (RIK) Covid-19 dan Rawat Inap di Rumah Sakit Umum Teungku Peukan (RSU TP) Abdya.
Orang Tua Bisa Memilih
Kepala Disdikbud Abdya, Jauhari lebih lanjut menjelaskan, orang tua dan siswa bisa memilih sistem Belajar Dari Rumah (BDK) secara online (daring) atau mengerjakan Lembaran Kerja Siswa (LKS).
Jika belajar mengajar secara online, menurut Jauhari, para kepala sekolah (SD dan SMP) diperbolehkan menggunakan dana BOS untuk membeli paket internet. Jika memilih LKS, maka guru memberikan LKS dan setelah dikerjakan, lalu diserahkan kepada guru bersangktan.
“Tak ada masalah, orang tua dan siswa bisa memilih, online atau mengerjakan LKS,” kata Jauhari. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/abdya-perpanjang-masa-belajar-di-rumah.jpg)