Breaking News:

Dua PNS di Singkil Positif Corona

Hasil uji swab terhadap 80 tenaga medis dan warga Aceh Singkil, di laboratorium Unsyah sudah keluar

Editor: hasyim
SERAMBI /DEDE ROSADI
Tim medis RSUD Aceh Singkil mengambil sampel swab tenaga medis dan warga yang kontak erat dengan orang terkonfirmasi Covid-19 di RS tersebut, Minggu (9/8/2020). 

SINGKIL - Hasil uji swab terhadap 80 tenaga medis dan warga Aceh Singkil, di laboratorium Unsyah sudah keluar. Dari jumlah tersebut, dua orang dinyatakan positif Covid-19, sementara sisanya negatif dan satu sampel rusak. Dua yang positif merupakan suami istri yang berprofesi PNS, masing-masing pria A (45) dan istrinya S (43).

Hal itu disampaikan Juru Bicara Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Aceh Singkil, dr Darul Amani, Minggu (9/8/2020). Menurutnya, dua warga yang tinggal di Kecamatan Singkil tersebut terkonfirmasi positif Covid-19 berdasarkan hasil uji swab laboratorium Unsyah.

"Keduanya tidak menunjukkan gejala batuk, flu, demam, dan sesak napas. Sehingga diminta isolasi mandiri 14 hari di rumah dengan pantauan tim medis dan surveilans Dinas Kesehatan Aceh Singkil," kata Darul. Apabila dalam rentang waktu 14 hari yang bersangkutan mengalami flu, batuk, demam dan sesak napas, maka baru akan dirawat di RSUD Aceh Singkil.

Untuk diketahui, dua suami istri itu sebelumnya diduga sempat kontak erat dengan dr RK pada 6 Agustus lalu. RK merupakan dokter di Puskesamas Singkil, yang sedang mengambil program spesialis di Banda Aceh. Namun sempat pulang ke Singkil, sebelum dinyatakan positif Corona.

Kemarin, lanjutnya, tim medis RSUD Aceh Singkil kembali melakukan uji swab kepada enam tenaga medis dan 14 orang lagi warga Singkil. "Satu merupakan uji swab ulang kepada tenaga medis yang sampelnya rusak pada 6 Agustus lalu," kata Darul. Lainnya, sebut Darul, merupakan hasil identifikasi dari yang pernah kontak erat dengan dua PNS yang dinyatakan positif Covid-19 tersebut.

Dua Poli Kembali Dibuka

Sementara itu, Poli Gigi dan Poli Bedah Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Aceh Singkil, kembali dibuka pada Senin (10/8/2020), setelah tutup sejak 6 Agustus lalu lantaran menunggu hasil uji swab terhadap tenaga medis di dua poli tersebut.

Kedua poli itu dibuka setelah hasil uji swab keluar dan tenaga medis yang bekerja dinyatakan negatif Covid-19. "Hasil uji swab tenaga medis di ruang poli gigi dan poli bedah sudah keluar dan hasilnya negatif. Sehingga bisa dibuka kembali," kata dr Darul Amani, Juru Bicara Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Aceh Singkil, kemarin.(de)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved