Berita Aceh Besar
Produksi Tirta Mountala Belum Maksimal, Suplai Air Belum Merata
Sulaiman menjelaskan, gangguan distribusi air bersih sudah terjadi sejak beberapa hari lalu, karena kebocoran bendungan karet.
Penulis: Muhammad Nasir | Editor: Nur Nihayati
Sulaiman menjelaskan, gangguan distribusi air bersih sudah terjadi sejak beberapa hari lalu, karena kebocoran bendungan karet.
Laporan Muhammad Nasir I Aceh Besar
SERAMBINEWS.COM, JANTHO – Dalam beberapa terakhir produksi air bersih oleh PDAM Tirta Mountala Aceh Besar tidak maksimal.
Sehingga distribusi air bersih ke ribuan pelanggan di sejumlah kecamatan dalam kabupaten tersebut terganggu.
Gangguan produksi itu disebabkan oleh bocornya lagi bendungan karet di Krueng Aceh, Lambaro. Alhasil, pasokan air baku untuk diproduksi pun jadi berkurang.
Hal itu disampaikan oleh Dirut PDAM Tirta Mountala, Ir Sulaiman kepada Serambinews.com, Rabu (12/8).
Sulaiman menjelaskan, gangguan distribusi air bersih sudah terjadi sejak beberapa hari lalu, karena kebocoran bendungan karet.
Ribuan pelanggan yang terganggu tersebar di sejumlah kecamatan seperti kecamatan Ingin Jaya, Baitussalam, Darussalam, dan kecamatan Kuta baro.
Namun bendungan yang bocor tersebut langsung ditempel oleh petugas, sehingga hingga kemarin distribusi sudah membaik.
Meskipun sebaran air belum merata secara serentak ke semua pelanggan.
• Doa-doa Nabi Ayyub AS yang Mustajab Dipanjatkan Saat Ditimpa Cobaan Berat dan Penyakit
• Staf KPU yang Ditusuk Orang Tidak Dikenal, Sempat Telepon Ibunda Sebelum Dibunuh
• WHO Tak Jamin Keamanan Vaksin Sputnik V Buatan Rusia
“Air sudah banyak dibandingkan beberapa hari lalu, mungkin belum merata saja.
Kalau ada pelanggan yang naik air pagi, mungkin malam tidak bisa naik, begitu juga sebaliknya,” ujar Sulaiman.
Ia menjelaskan, saat ini WTP Siron yang memiliki kapasitas 140 liter/detik, baru berproduksi sebanyak 100 liter/detik.
Sedangkan WTP Lamgarot yang memiliki kapasitas produksi 100 liter/detik baru mampu memproduksi sebanyak 80 liter/detik.
Selama ini, bendungan karet Krueng Aceh yang berfungsi menahan air baku untuk diproduksi sudah sangat sering bocor.
Sehingga, pihak PDAM Tirta Daroy dan Tirta Mountala berharap supaya bendungan karet itu diganti permanen. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/dirut-pdam-tirta-mountala-ir-sulaiman-saat-meninjau-bendungan.jpg)