Breaking News:

15 Tahun Damai Aceh

Peringatan 15 Tahun Damai Aceh - Tim Pemantau Mulai Bekerja

Tim Pemantau Awal (perdamaian Aceh) ini adalah cikal bakal dari Aceh Monitoring Mission (AMM), lembaga pemantau perdamaian Aceh.

Penulis: Zainal Arifin M Nur | Editor: Zaenal
DOK. ZAINAL ARIFIN M NUR
Wartawan Harian Serambi Indonesia, Zainal Arifin M Nur bersama mantan Ketua Aceh Monitoring Mission (AMM), Pieter Feith dalam sebuah kesempatan di Banda Aceh, tahun 2006. 

Artikel ini merupakan arsip berita Harian Serambi Indonesia edisi Selasa 16 Agustus 2005, sehari setelah penandatanganan MoU Damai Aceh di Helsinki, Finlandia, 15 Agustus 2005.

Artikel ini berisi pernyataan Pieter Feith, Ketua Tim Pemantau Awal (perdamaian Aceh) yang menggelar konferensi pers di Banda Aceh, Senin 15 Agustus 2005.

Tim Pemantau Awal (perdamaian Aceh) ini adalah cikal bakal dari Aceh Monitoring Mission (AMM), lembaga pemantau perdamaian Aceh.

Dari awal hingga akhir bertugas, lembaga ini dipimpin oleh Pieter Cornelis Feith, diplomat Belanda yang duduk di Dewan Sekretariat Uni Eropa.

Sebagai bagian dari upaya merawat ingatan, sekaligus merawat damai di Aceh, berikut kami turunkan kembali pernyataan Pieter Feith yang kami rangkum dalam topik “15 Tahun Damai Aceh”.

Kopi, Kuah Beulangong hingga Ayam Tangkap, Cara Srikandi Indonesia Merawat Damai Aceh dari Finlandia

***

“Tim Pemantau Mulai Bekerja”

BANDA ACEH - Sebanyak 80 anggota Tim Pemantau Awal (IMP), gabungan dari Uni Eropa dan ASEAN mulai bekerja di Aceh.

Tim ini bertugas untuk melakukan persiapan awal sebelum terbentuknya Aceh Monitoring Mission (AMM) atau Misi Pemantau (perdamaian) Aceh, di mana AMM itu sendiri dijadwalkan bekerja mulai 15 September 2005.

"Kami telah menempatkan beberapa anggota tim (IMP) di beberapa wilayah di NAD untuk melaksanakan tugasnya dan bisa beradaptasi dengan warga setempat, dan juga bisa memberikan kemudahan-kemudahan bagi tim AMM nantinya," kata Pieter Feith, Ketua Tim Pemantau Awal (perdamaian Aceh) dalam konferensi pers di Banda Aceh, tadi malam.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved