Luar Negeri
Pakar Kaligrafi Arab Saudi Asal Suriah Kembali Sehat, Seusai Dirawat 13 Hari di Rumah Sakit
Pakar kaligrafi Arab Saudi asal Suriah, Utsman Taha kembali sehat seusai dirawat 13 hari di rumah sakit. Dia dan istrinya awalnya dicurigai terpapar
Dia menulis Al-Quran dalam aksara Ottoman, dan salinan karyanya telah didistribusikan ke seluruh dunia Islam.
Yang membuat karya Taha unik adalah setiap halaman Al-Quran yang ditulisnya diakhiri sebuah ayat.
Rahasianya, jelasnya, adalah menyederhanakan kata-kata yang merupakan asal-usul aksara Kufi di mana Al-Quran telah ditulis sejak zaman sahabat Nabi Muhammad agar surat-surat itu tetap dekat satu sama lain.
Taha menghabiskan waktu bertahun-tahun untuk menyempurnakan tekniknya dalam mendistribusikan kata-kata secara merata di setiap baris.
Sehingga jarak antara tulisannya konsisten di setiap halaman yang berarti menghilangkan banyak kombinasi skrip yang membuat konsistensi seperti itu sulit.
Dia menjelaskan kepada Arab News ketika mengerjakan kaligrafi Al-Quran:
“Ketika saya mulai menulis Al-Quran, saya membiarkan diri saya diinvestasikan dalam ayat-ayat dan interpretasinya, melupakan tentang dunia di sekitarku, "katanya.
“Saya berharap ayat-ayat tentang Jannah (surga) tidak akan pernah berakhir, dan tangan saya gemetar ketika saya menulis ayat-ayat tentang Jahannam (neraka)," katanya.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/pakar-kaligrafi-al-quran-arab-saudi-utsman-taha.jpg)