Rabu, 3 Juni 2026

Luar Negeri

Drama Penyanderaan di Texas Berakhir Damai, Pelaku Masih Bertahan di Dalam Rumah

Drama penyanderaan berakhir dengan damai pada Senin (17/8/2020) pagi ketika seorang pria dan ibunya keluar dari sebuah rumah di Austin, Texas.

Tayang:
Editor: M Nur Pakar
AP
Polisi masih mengepung satu rumah di Austin, Texas, AS pada Senin (17/8/2020) 

SERAMBINEWS,COM, TEXAS - Drama penyanderaan berakhir dengan damai pada Senin (17/8/2020) pagi ketika seorang pria dan ibunya keluar dari sebuah rumah di Austin Texas AS.

Sehari sebelumnya pada Minggu (16/8/20202) tiga petugas polisi ditembak dan terluka.

Polisi Cedar Park mengatakan pria dan ibunya telah keluar dari rumah dengan damai sekitar jam 09.00 pagi.

Satu jam sebelumnya, polisi mengadakan konferensi pers dan mengumumkan pria tersebut telah melepaskan saudara laki-laki, saudara perempuan dan hewan peliharaan keluarga itu.

Polisi telah bernegosiasi dengan pria itu selama lebih dari 16 jam sejak para petugas terluka di rumahnya di Cedar Park, kata kepala polisi Mike Harmon.

Ibu pria itu menelepon polisi setelah dia menendang pintu rumah, seperti dilansir AP, Senin (17/8/2020).

Namanya tidak segera dirilis oleh polisi.

Israel Bebaskan Tanpa Syarat Pemimpin Kampanye Palestina Boikot ke Yahudi

Sekjen GCC Kecam Presiden Iran, Rencanakan Serangan ke UEA

Lebanon Tangkap Kepala Bea Cukai, 30 Orang Masih Dinyatakan Hilang Akibat Ledakan Dahsyat Beirut

Harmon Senin (17/8/2020) mengatakan perundingan rumit, tetapi tetap berharap pria itu akan menyerah dengan damai.

“Tim negosiasi kami telah melakukan pekerjaan luar biasa sepanjang malam,” katanya.

Dua dari petugas yang terluka telah dirawat dan dikeluarkan dari rumah sakit.

Tetapi, yang ketiga sedang menjalani operasi, kata Harmon.

Harmon mengatakan Departemen Kepolisian Cedar Park memiliki sejarah di kediaman tersebut.

Tetapi tidak memberikan rincian, termasuk kapan terakhir kali polisi mengunjungi rumah tersebut.

“Hati kami bersama petugas polisi yang terluka saat melindungi komunitas Cedar Park sore ini."

"Kita tidak boleh menerima begitu saja layanan dan pengorbanan petugas penegak hukum kita."

"Negara Bagian Texas siap memberikan dukungan dan sumber daya yang dibutuhkan untuk mewujudkan keadilan bagi mereka yang terlibat, ”kata Gubernur Texas, Greg Abbott.(*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved