Kesehatan
Moms, Ikuti 8 Tips Ini agar Pasokan ASI Melimpah Secara Alami
Punya ASI sedikit? Para ibu tak perlu kecewa, dengan sedikit berusaha tanpa stres, ASI bisa dihasilkan melimpah hanya dengan mengikuti 8 tips ini Moms
Penulis: Firdha Ustin | Editor: Safriadi Syahbuddin
SERAMBINEWS.COM - Menyusui adalah salah satu fase paling luar biasa setelah melahirkan, karena merupakan sumber utama makanan bagi bayi, dan juga membantu menciptakan ikatan yang langgeng antara ibu dan anak.
Pemberian Air Susu Ibu (ASI) juga memberikan berbagai manfaat bagi ibu dan anak.
ASI membantu bayi memiliki sistem kekebalan tubuh yang lebih kuat, juga membantu ibu baru menurunkan berat badan saat hamil.
Mengutip dari Boldsky, menyusui juga dapat menenangkan bayi dan meningkatkan sistem saraf bayi, selain itu juga dikatakan dapat mengurangi risiko kanker payudara pada ibu.
Karena ASI sebagian besar merupakan sumber nutrisi utama bagi bayi selama beberapa bulan pertama, bayi harus mendapatkan ASI yang cukup.
Sayangnya, para ibu yang semangat untuk memberikan ASI eksklusif sering terkendala dengan produksi ASI yang kurang.
Padahal ASI merupakan sumber nutrisi utama bagi tumbuh kembang anak di 6 bulan pertama.
Namun, para ibu tak perlu kecewa, dengan sedikit berusaha tanpa stres, ASI bisa melimpah.
Seperti enam langkah tingkatkan produksi ASI secara alami berikut yang dilansir dari laman Boldsky, Rabu, (12/8/2020).
• Kentang Ternyata Juga Bisa Dijadikan Jus, Ini 11 Manfaatnya untuk Kesehatan
1. Minum Banyak Air
ASI terdiri dari sekitar 90 persen air; Artinya, tubuh Anda tidak dapat membuat susu jika Anda mengalami dehidrasi.
Minum sekitar 6 hingga 8 gelas air atau cairan sehat lainnya seperti susu atau jus buah segar dapat membantu Anda tetap terhidrasi. Jika Anda merasa pusing atau sakit kepala dengan mulut kering, itu pertanda Anda mengalami dehidrasi.
2. Lakukan Kontak Kulit-ke-Kulit
Saat menyusuinya rasakan kulit lembutnya menyentuh kulit Anda. Teknik ini bisa merangsang secara refleks pengeluaran ASI.
Kontak kulit-ke-kulit, disebut juga perawatan kanguru, memiliki banyak manfaat. Kontak kulit-ke-kulit secara langsung membantu menurunkan stres bayi, meningkatkan pernapasan dan mengatur suhu tubuh.
Sebuah penelitian menunjukkan bahwa meningkatkan kontak kulit-ke-kulit dengan ibu dan bayi dapat mendorong bayi untuk menyusu lebih lama, dan membantu ibu menghasilkan lebih banyak ASI.
3. Makan Diet Anti Inflamasi
Sertakan sayuran hijau, telur, susu, bawang putih, bawang merah, jus anggur, sup ayam dan daging untuk meningkatkan produksi ASI.
• Wanita, Ini 7 Produk Kecantikan Khusus Bibir yang Wajib Ada dalam Tas Make-up
Pola makan yang mengandung buah-buahan dan sayuran, serta makanan yang kaya omega-3 seperti salmon dan biji rami, sangat baik untuk wanita menyusui.
Beberapa makanan yang baik untuk meningkatkan produksi ASI adalah fenugreek, oatmeal, biji adas, bawang putih, alfalfa dan lainnya.
4. Istirahat yang Cukup
Kelelahan dapat berdampak negatif pada suplai ASI. Meskipun stres adalah bagian alami sejak menjadi ibu baru, cobalah mencari waktu untuk bersantai.
Cobalah untuk tidur siang saat bayi Anda sedang tidur, dan jangan menahan diri untuk meminta bantuan ketika merasa lelah.
5. Tingkatkan Frekuensi Pemberian ASI
Usahakan untuk memberikan ASI kepada bayi Anda setiap tiga jam sekali pada siang hari dan setiap empat jam sekali pada malam hari.
6. Tidak Perlu Menyusui Saat Payudara Terasa Penuh
Beberapa ibu menunggu sampai payudaranya terisi dengan ASI, hal ini tidak perlu dilakukan karena payudara Anda selalu diisi dengan ASI untuk bayi, dan jumlah ASI di payudara hanya meningkat saat Anda menyusui bayi.
Jumlah ASI di payudara akan meningkat bila Anda menyusuinya. Kandungan lemak dalam susu akan tinggi jika bayi sering menyusunya. Karena prinsip produksi ASI adalah sesuai permintaan.
• 9 Cara Minyak Kelapa Digunakan Untuk Kulit, dari Kecantikan Hingga Menyembuhkan Bekas Luka
Bayi Anda yang baru lahir harus menyusu setidaknya 10 menit di setiap sisi. Dan jika bayi tertidur, cobalah untuk membangunkannya dengan lembut untuk melanjutkan menyusui.
Catatan: kandungan lemak dalam ASI terlihat lebih tinggi jika bayi Anda sering menyusu. Sering menyusui memastikan bahwa ASI sehat dan bebas lemak berlebih.
7. Rawat Diri Ibu
Hindari aktivitas fisik dan mental dan cobalah untuk rileks. Hal ini nantinya akan membantu meningkatkan hormon yang bertanggung jawab untuk produksi ASI.
Anda dapat mencoba latihan pereda stres atau mempraktikkan teknik pernapasan untuk mengelola tingkat stres.
Kebiasaan yang dapat mengganggu suplai ASI termasuk merokok, mengonsumsi pil KB kombinasi, dan kelelahan dapat dikelola dengan membuat beberapa perubahan pada rutinitas harian Anda.
8. Hindari Dot
Penggunaan dot atau kompeng akan membuatnya enggan untuk menghisap payudara cukup lama. Hal ini berdampak pada berkurangnya jumlah susu yang dibutuhkan.
Selain itu, langkah-langkah berikut juga dapat membantu meningkatkan produksi ASI pada ibu:
- astikan bayi Anda menempel pada payudara Anda dengan benar.
- Gunakan kompresi payudara, teknik yang digunakan untuk membantu bayi mendapatkan lebih banyak ASI saat menyusui, yang pada gilirannya membantu meningkatkan produksi ASI.
- Gunakan pompa payudara atau teknik ekspresi tangan untuk merangsang payudara Anda.
- Jangan melewatkan pemberian makan atau memberikan susu formula kepada bayi Anda.
- Hindari mengonsumsi terlalu banyak kafein, minum alkohol atau merokok.
- Perhatikan kebutuhan vitamin Anda. (Serambinews.com/Firdha Ustin)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/ilustrasi-pemberian-asi.jpg)