Virus Corona
Pakar Umumkan Lagi Masker yang Cocok untuk Halang Virus Corona, Lihat Agar Tidak Salah Pilih
Ternyata, masker yang bisa melindungi diri dari penyebaran virus corona adalah masker jenis 101. Apa itu masker Jenis 101 ?
Penulis: Yeni Hardika | Editor: Safriadi Syahbuddin
SERAMBINEWS.COM - Di era tatanan hidup baru atau new normal ini, masker merupakan salah satu barang wajib yang harus selalu dikenakan.
Mengikuti anjuran pemerintah dan para ahli kesehatan, penggunaan masker ini dapat membantu melindungi diri dan membatasi penularan virus corona yang lebih luas lagi.
Karena keterbatasan peralatan medis, masker berbahan kain menjadi rujukan dan dianjurkan untuk digunakan oleh masyarakat.
Mungkin saja sebagian masyarakat masih ragu apakah masker dengan bahan tersebut dapat efektif dalam mencegah penularan virus.
Melansir dari Healthline, Rabu (12/8/2020) sebuah studi terbaru yang diterbitkan di jurnal ilmiah Physics of Fluids dari AIP Publishing, sepertinya memberi cahaya baru tentang bagaimana bahan dan konstruksi masker wajah yang dapat memengaruhi efektivitasnya.
Ternyata, masker yang bisa melindungi diri dari penyebaran virus corona adalah masker jenis 101.
• Masker Transparan dari Bintang FIlm Quite Place Khusus untuk Tunarungu
Apa itu masker Jenis 101 ?
Masker 101 adalah masker yang mempunyai 3 lapisan atau 3 ply.
Masker yang dimaksud ini adalah masker berbahan dasar kain yang terdiri dari tiga lapis, dengan tujuan menghambat penyebaran virus corona.
“Dengan dua lapisan yang dijahit menjadi satu, ternyata menjadi yang terbaik dalam hal kemampuan berhenti,” kata Siddhartha Verma, PhD, salah satu bagian dari tim peneliti.
“Untuk meminimalkan kemungkinan penularan, penting untuk menggunakan masker yang terbuat dari kain tenun rapat berkualitas baik, serta desain masker yang memberikan segel yang baik di sepanjang tepinya tanpa menimbulkan ketidaknyamanan,” lanjutnya.
Walaupun ada pilihan masker yang efektif, jaga jarak tetaplah menjadi penting untuk melindungi diri dari penyebaran virus corona.
“Penting untuk dipahami bahwa penutup wajah tidak 100 persen efektif dalam memblokir patogen pernapasan, oleh karena itu penting bagi kami untuk menggunakan kombinasi jarak sosial, penutup wajah, cuci tangan, dan rekomendasi lain dari petugas kesehatan hingga vaksin yang efektif dirilis, Kata Verma.
• Jokowi Sebut Ada Satu Provinsi di Indonesia 70 Persen Warganya tak Pakai Masker
Verma berharap, penelitiannya bersama tim tersebut akan membantu orang banyak mendapatkan informasi tentang praktik terbaik dalam memakai masker.
“Kami telah menyaksikan beberapa keengganan untuk menggunakan masker wajah, dan semoga penelitian ini dapat membantu menyampaikan bahwa penggunaan masker pada dasarnya adalah upaya untuk melindungi anggota masyarakat yang paling rentan - orang tua atau orang dengan kondisi kesehatan yang mendasarinya,” jelas Verma.