Breaking News:

Harga Emas Naik Rp 100.000/Mayam

Harga emas di Banda Aceh, Selasa (18/8/2020), berada di angka Rp 3.050.000/mayam (belum ongkos pembuatan)

SERAMBINEWS.COM/SENI HENDRI
Harga emas Rp 2.600.000 per mayam atau Rp 787.700 per gram di Idi Aceh Timur, Kamis (16/4/2020) 

BANDA ACEH - Harga emas di Banda Aceh, Selasa (18/8/2020), berada di angka Rp 3.050.000/mayam (belum ongkos pembuatan), atau naik Rp 100.000/mayam dibanding sehari sebelumnya.

“Kenaikan harga emas ini disebabkan Covid-19 yang belum mereda, dan para investor lebih memilih emas untuk investasi dibandingkan dengan saham,” kata Jal, seorang pedagang emas di Jalan Tgk Chik Pante Kulu, Banda Aceh, kemarin.

Menurutnya, dampak dari pandemi Covid-19 luar biasa terhadap harga emas. Sejak virus corona merebak, harga emas sangat tidak stabil karena para investor lebih memilih investasi ke emas daripada saham. “Jadi di masa Covid-19 ini para investor memborong emas sehingga berdampak ke harga emas yang tinggi,” sebutnya.

Dikatakan, dua minggu lalu harga emas sempat menyentuh angka Rp 3.200.000/mayam belum termasuk ongkos pembuatan. Kemudian ada penurunan sedikit tapi masih berada diangka yang tinggi.

Sementara untuk transaksi yang terjadi saat ini, dikatakannya, 90 persen masyarakat menjual, dan 10 persen membeli. Namun bukan untuk investasi, rata-rata untuk tunangan, nikah, bayar utang piutang yang dikonversi dalam bentuk emas. “Saat ini lebih cenderung orang menjual emas untuk berbagai keperluan, ada yang untuk membeli rumah, kendaraan, serta biaya pendidikan,” kata Jal.

Ia pun memprediksi kemungkinan harga emas turun selama masa Covid-19 ini sangat kecil. “Karena investor lebih memilih emas untuk investasi menyelamatkan asetnya,” sebutnya.(una)

Editor: hasyim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved