Kisah Hidup Prof Dessy R Emril

Menemukan Formula Obat Nyeri Saraf yang Diakui Internasional (5)

Kita mengusahakan pasien tidak perlu membayar mahal ke rumah sakit di Penang, Malaysia sehingga mereka mendapatkan hasil yang signifikan

Penulis: Ansari Hasyim | Editor: Ansari Hasyim
SERAMBINEWS/Instagram Dessy R Emril
Prof Dr dr Dessy Rakhmawati Emril SpS(K) saat menjadi pengajar dalam pelatihan di RSUPN Cipto Mangunkusumo. 

Deretan amanah dan jabatan di organisasi profesi pernah diembannya yaitu sebagai Wakil Ketua IDI Wilayah Aceh, Bendahara IDI wilayah Aceh, Wakil Ketua Perdoss Aceh, Sekretaris MKEK, Ketua Pokdi Nyeri Nasional PERDOSSI dan sederet jabatan lainnya.

Semua cerita sukses dan pencapaian terbesar dalam hidup Dessy R Emril itu tidak datang begitu saja.

Butuh perjuangan keras dan pengorbanan panjang untuk mewujudkan.

Prinsip hidupnya yang selalu dia sampaikan juga kepada anak didiknya adalah, jangan pernah melawan sistem tapi jangan kalah oleh sistem. Katanya, “Sistem boleh tidak mendukung, tapi pada akhirnya, kita lah pemenangnya. Never figth the system, but be the winner,” ujarnya berfilosofi.

Perjuangan Dessy R Emril hingga meraih gelar guru besar, memang tidak sia-sia.

Ia benar-benar telah menjadi sosok yang diinginkan orang-orang yang telah mendahuluinya.

Kakek, nenek dan papanya.

Dessy telah menebus hutang budi pada ketiganya dengan pencapaian karier yang gemilang, dan hidup dalam kecukupan.

Satu hal lainnya, ia telah menunaikan amanah sang kakek, dan ibunya yang menginginkannya menjadi seorang dokter.

“Andai saja masih hidup, saya ingin semua mereka ada di sini, dan salah satu orang yang paling saya inginkan hadir di sini adalah papa saya, saya ingin beliau menemani saya di sini dengan penuh cinta, saya ingin melihat dia bahagia,” tutur Dessy. Kali ini air mata kembali jatuh di pipinya.(*/Habis)

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved