Aceh Besar Lawan Covid 19
31 Tenaga Kesehatan Aceh Besar Serta Keluarganya Masih Jalani Isolasi di Tiga Tempat
Mereka menjalani isolasi mandiri selama 14 atau hingga hasilnya negatif itu untuk mencegah penyebaran virus Corona ini.
Penulis: Asnawi Luwi | Editor: Mursal Ismail
Mereka menjalani isolasi mandiri selama 14 atau hingga hasilnya negatif itu untuk mencegah penyebaran virus Corona ini.
Laporan Asnawi Luwi |Aceh Besar
SERAMBINEWS.COM, JANTHO - Sebanyak 31 tenaga kesehatan yang bertugas di Puskesmas dan RS di Aceh Besar serta sebagian kecil keluarganya yang positif Covid-19 masih menjalani isolasi mandiri.
Mereka menjalani isolasi mandiri selama 14 atau hingga hasilnya negatif itu untuk mencegah penyebaran virus Corona ini.
Mereka menjalani isolasi ini tersebar di tiga tempat, yaitu Wisma Atlet Jantho, Gedung PKK Jantho, dan sebuah rumah dalam Gampong Tanjong, Kecamatan Ingin Jaya, Aceh Besar.
Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Aceh Besar, Iskandar, merincikan 31 orang, yakni 16 tenaga kesehatan dari Dinas Kesehatan Aceh Besar dan Puskesmas Ingin Jaya.
"Mereka menjalani isolasi di Gampong Tanjong. Sedangkan di Gedung PKK Jantho ada 8 orang para medis dari RSU Indrapuri dan di Wisma Atlet Jantho tujuh orang, yaitu tenaga medis termasuk suami istri dan anak.
Mereka kita isolasi dan kebutuhan makan dan kelengkapan lainnya selama diisolasi diberikan Pemkab Aceh Besar," kata Iskandar kepada Serambinews.com, Kamis (20/8/2020).
• Final Liga Champions PSG Vs Bayern, Duel Pelatih Sesama Jerman Akan Kembali Tersaji
• Awet Muda, Penampilan Pria Berusia 53 Tahun Ini Seperti Masih 30-an, Apa Rahasianya?
• Penduduk Dunia Mengeluh Email Gmail Down, Google Beri Pernyataan Resmi
Iskandar menilai meski jumlah pasien positif Corona di Aceh Besar terus meningkat, tetapi banyak masyarakat masih mengabaikan protokol kesehatan.
Misalnya masih kurang menjaga kerumunan, tak memakai masker, dan tak selalu mencuci tangan pakai sabun dan semestinya juga harus mewaspadai transmisi lokal penyebaran virus ini.
Adapun jumlah pasien positif Corona yang terus bertambah di Aceh, kata Iskandar saat menjadi 314 orang, meninggal dunia 11 orang, dirawat 237 orang, dan sembuh 66 orang.
Seperti diberitakan sebelumnya, Wakil Ketua Komisi V DPRK Aceh Besar dari Partai PKS, Eka Rizkina, SPd, meminta Satgas Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Aceh Besar untuk perketat protokol kesehatan.
Ia meniai selama ini protokol kesehatan terus diabaikan di pasar-pasar, warung kopi, lokasi obyek wisata. Akibatnya, penyebaran virus corona di pedesaan di Aceh Besar terus meningkat.
Bahkan, tanpa disadari transmisi lokal Covid-19 telah menyebar sehingga pasien terkonfirmasi positif Covid-19 terus meningkat.
"Yang penting dilakukan Satgas Covid-19 Aceh Besar terapkan protokol kesehatan dan waspadai transmisi lokal Covid-19.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/juru-bicara-covid-19-aceh-besar-iskandar-msi-di-aceh-besar.jpg)