Berita Kutaraja
Gelar Donor Darah, Keluarga Besar Dinas Pendidikan Aceh Sukses Kumpulkan Darah 362 Kantong
Keluarga Besar Dinas Pendidikan (Disdik) Aceh berhasil mengumpulkan darah sebanyak 362 kantong.
Penulis: Muhammad Nasir | Editor: Saifullah
Laporan Muhammad Nasir | Banda Aceh
SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Keluarga Besar Dinas Pendidikan (Disdik) Aceh berhasil mengumpulkan darah sebanyak 362 kantong.
Jumlah itu merupakan akumulasi dari aksi donor darah di seluruh Cabang Dinas Pendidikan Se-Aceh yang dilaksanakan sejak tanggal 11 Agustus hingga 19 Agustus 2020.
Jumlah ini diperkirakan akan terus bertambah dikarenakan masih adanya Cabang Dinas Pendidikan Aceh kabupaten/kota yang belum bisa melaksanakan kegiatan donor darah pada Rabu (19/8/2020) hari ini, karena berbagai kendala di daerahnya masing-masing.
Adapun pihak yang terlibat dalam kegiatan donor darah tersebut, yaitu staf, karyawan, dan pegawai Dinas Pendidikan Aceh, UPTD Balai Tekkomdik, Cabang Dinas Pendidikan Aceh kabupaten/kota, dan Tim Marching Band Gita Handayani yang tergabung dalam Keluarga Besar Dinas Pendidikan Aceh.
Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Aceh, Drs H Rachmat Fitri HD, MPA saat membuka kegiatan donor darah pegawai Lingkungan Dinas Pendidikan Aceh, Rabu (19/8/2020), menyampaikan bahwa program donor darah dilingkungan Disdik itu merupakan agenda rutin yang dilakukan pihaknya sesuai dengan arahan Plt Gubernur Aceh, Ir Nova Iriansyah, ST, MT.
• Mobil Pribadi Takkan Dapat Lagi BBM Subsidi di Aceh, Kecuali tak Malu Pakai Stiker Bertulis Ini
• DPRK Minta Dana Stimulus Ekonomi Segera Dicairkan untuk Meredam Gejolak Covid, Ini Besarannya
• Berikut Jadwal dan Lokasi SKB Peserta CPNS 2019 Abdya, Dua Peserta tak Ikut Lagi karena Alasan Ini
“Hari ini kegiatan donor darah serentak yang dilakukan oleh staf, karyawan, dan pegawai di lingkungan Disdik Aceh. Ini merupakan kali kedua Disdik Aceh melakukan donor darah. Insya Allah akan menjadi agenda rutin yang akan dilakukan selama dua bulan sekali,” ujarnya.
Rachmat Fitri menjelaskan, cukup banyaknya keuntungan dari donor darah ini, antara lain dapat menjaga kesehatan bagi pendonornya dan sebagai bentuk kepedulian serta rasa kemanusiaan bagi yang membutuhkannya.
“Sehingga siapapun yang mendonorkan darahnya, insya Allah akan sehat secara lahir dan batin. Melalui kegiatan amal ini, kita berharap akan dapat membantu saudara-saudara kita yang membutuhkan darah selama masa pandemi Covid-19," ungkapnya.
Pada tahap ketiga nanti, beber dia, pihaknya akan terus mengajak seluruh komponen yang ada di bawah Dinas Pendidikan Aceh agar dapat berpartisipasi pada kegiatan donbor darah rutin berikutnya.
"Bisa saja kita akan melaksanakan di beberapa titik, seperti di sekolah, Cabang Dinas Pendidikan kabupaten/kota, dan rumah sakit daerah," ucapnya.
• Ronald Koeman Resmi Jadi Pelatih Barcelona, Kontraknya Hingga Juni 2022
• Batman Berkeliaran di Jalan Santiago Chili, Bagi Makanan Hangat ke Gelandangan
• Misteri Hilang Celana Dalam dan Bra Terungkap, Ternyata Dicuri Duda dan Disimpan Dalam Goni Besar
“Meski banyak yang mendaftar, tapi ada juga yang dinilai belum siap untuk mendonorkan darahnya dengan berbagai alasan medis," urainya.
"Bapak Gubernur Aceh sudah mengimbau dan mengagendakan kegiatan donor darah ini agar dilaksanakan secara rutin dalam dua bulan atau enam puluh hari sekali. Insya Allah, Disdik Aceh di bulan Oktober nanti, kita Kembali akan melaksanakan untuk tahap ketiga," harapnya.
Kadisdik Aceh berharap, agar ke depan semakin banyak warga yang mendonorkan darah, karena setetes darah merupakan nyawa bagi orang lain.
"Dikarenakan saat ini kondisi kita dalam keadaan pandemi Covid-19, maka tidak semua cabang dinas bisa melaksanakan kegiatan donor darah. Kita menerima informasi beberapa alasan di antaranya karena adanya rumah sakit yang tutup dan belum adanya jadwal dari pihak rumah sakit," tutup Kadisdik Aceh.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/dondarpijjay.jpg)