Luar Negeri
Greta Thunberg Desak Kanselir Jerman Angela Merkel Pimpin Perlawanan Pemanasan Global
Aktivis iklim Swedia, Greta Thunberg mendesak Kanselir Jerman Angela Merkel untuk berani berpikir jangka panjang.
SERAMBINEWS.COM, BERLIN - Aktivis iklim Swedia Greta Thunberg mendesak Kanselir Jerman Angela Merkel untuk berani berpikir jangka panjang.
Dia menyampaikan hal itu dalam sebuah pertemuan di Berlin, Jerman, Kamis (20/8/2020), seperti dilansir Reuters.
Mereka membahas krisis iklim dan langkah-langkah untuk memerangi pemanasan global.
Selama percakapan 90 menit di kanselir, Merkel menjelaskan prioritas kebijakan iklimnya untuk Uni Eropa.
Dia menyatakan netralitas iklim UE akan tercapai pada 2050.
Target sementara fokus mengurangi emisi gas rumah kaca pada 2030, kata juru bicara pemerintah.
Berbicara kepada wartawan setelah pertemuan, Thunberg mengatakan Merkel baik dan sangat ramah.
Tetapi kanselir memiliki tanggung jawab besar dan kesempatan besar untuk menjadi pemimpin dunia dalam perang melawan perubahan iklim.
"Apa yang terjadi adalah kita semua mulai memperlakukan krisis iklim seperti kita memperlakukan krisis lainnya," kata Thunberg.
• Steve Bannon, Mantan Penasihat Donald Trump Diadili, Korupsi Dana Tembok Perbatasan Meksiko
• Mantan Pilot Jet Tempur Bereaksi Atas Tuduhan Koleganya Bukan Pilot Wanita Pertama Jet Tempur India
• Toyota India Siapkan Program Sewa Mobil Baru, Pelanggan Bayar Cicilan Bulanan dari Hasil Sewa
Dia menambahkan bersama rekan-rekan aktivisnya telah meminta Merkel.
Untuk segera menangani perubahan iklim dengan lebih mendesak.
“Yang kami inginkan adalah pemimpin."
"Kami ingin orang-orang untuk melangkah, berani keluar dari zona nyaman mereka."
"Memprioritaskan masa depan di depan kami sekarang dan berani berpikir jangka panjang,” katanya.
Anggota kelompok kampanye Fridays for Future, termasuk Luisa Neubauer, bergabung dengan Thunberg.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/angela-merkel-pimpin-perubahan-iklim.jpg)