Berita Aceh Barat
Napi LP Meulaboh Produksi Jala di Tengah Pandemi Covid-19
Hasil produksi jala tersebut dijual dan keuntungannya diberikan kepada napi, dalam mengisi hari-hari dalam menjalani masa tahanan.
Penulis: Sadul Bahri | Editor: Taufik Hidayat
Laporan Sa’dul Bahri | Aceh Barat
SERAMBINEWS.COM, MEULABOH – Narapidana (napi) yang menjalani masa tahanannya di Lembaga Pemasyarakatan (LP) Kelas IIB Meulaboh hampir rata-rata melakukan pembuatan jala, sebagai salah satu kerajinan tangan.
Hasil produksi jala tersebut dijual dan keuntungannya diberikan kepada napi tersebut, yang selama ini dilakukan mengisi hari-hari dalam menjalani masa tahanan.
“Ditengah pandemi covid-19, para napi memproduksi jala, dan keuntungannya diberikan kepada mereka,” jelas Sugiyanto, Kepala LP Kelas IIB Meulaboh kepada Serambi, Kamis (20/8/2020).
Sebutkan, modal untuk pembuatan jala tersebut diberikan oleh pihak LP sendiri, semua hasil produksi tersebut sudah ada yang menampungnya. Sedangkan modalnya tetap dikembalikan dan napi hanya mendapatkan keuntungan saja dari hasil kerja mereka.
Ia menambahkan, kerajinan yang dilakukan oleh para napi tersebut hanya pembuatan jala saja di tengah pendemi ini. Namun tidak semua napi punya kemampuan untuk pembuatan jalan tersebut, akan tetapi yang punya kerajinan tersebut juga sangat banyak.
Ia tidak menjelaskan berapa harga untuk satu jala tersebut yang dijual. Namun merutnya, keuntungan sudah lumayan mereka dapatkan dari hasil penjualan tersebut.(*)
• VIDEO Pengibaran Bendera Alam Peudeung oleh Pewaris Diraja Kerajaan Aceh Darussalam
• Steve Bannon, Mantan Penasihat Donald Trump Diadili, Korupsi Dana Tembok Perbatasan Meksiko
• Superstar Bollywood Aamir Khan Dikecam karena Bertemu Istri Presiden Turki
• Menteri Sofyan A Djalil Ibaratkan Aceh Itu Kolam Kecil, Mau Sukses jangan Berenang di Kolam Kecil
• Mobil Listrik Tesla Akan Segera Mampu Memutar Musik dari Bodi Eksterior
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/sugiyantolpmeulaboh.jpg)