Kamis, 30 April 2026

Dipimpin T Dhahrul Bawadi, Belasan Saudagar Aceh Bertemu CEO Trans Continent, Ini Harapan Mereka

Dalam pertemuan itu para pengusaha kecil Aceh ini mengharapkan agar CEO PT Trans Continent membantu agar produk mereka bisa tembus pasar luar

Tayang:
Penulis: Zainal Arifin M Nur | Editor: Amirullah
Serambi Indonesia/Zainal Arifin M Nur
Pertemuan pelaku Usaha Mikro Kecil, dan Menengah UMKM dengan CEO PT Trans Continent Ismail Rasyid di kantor Asosiasi Saudagar Industri Aceh (ASIA) di Jalan Prof Ali Hasyimi, Pango, Banda Aceh, Jumat 21 Agustus 2020 

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH – Para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Aceh, kini sedang menapaki babak baru.

Setelah membentuk Asosiasi Saudagar Industri Aceh (ASIA), para pelaku UMKM di Aceh mulai memasarkan produk mereka secara terintegrasi pada pasar swalayan yang dibangun secara bersama-sama.

Sebagai langkah awal, sebanyak 17 pelaku UMKM berkongsi mendirikan Asia Mart untuk memasarkan produk yang mereka hasilkan secara bersama-sama.

Hal itu disampaikan Ketua DPP ASIA, Teuku Dhahrul Bawadi, dalam pertemuan dengan pengusaha nasional asal Aceh, Ismail Rasyid, di Kantor DPP ASIA, Jalan Prof Ali Hasyimi, Pango Raya, Banda Aceh, Jumat (21/8/2020). Selain Dhahrul Bawadi, pertemuan itu juga dihadiri belasan pelaku UMKM di Aceh yang bernaung di bawah ASIA.

Lembaga di AS Ungkap Misi Tiongkok di Laut China Selatan, Indonesia dan Negara Asean Harus Waspada

Puasa Asyura dan Tasua pada 9 dan 10 Muharram, Ini Niatnya dalam Bahasa Arab, Latin dan Artinya

Ditinggal dalam Keadaan Rumah Kosong, Saat Pulang Warga Aceh Utara Dapati Sepmornya Telah Raib

Ismail Rasyid adalah owner sekaligus CEO PT Trans Continent, perusahaan multimoda level internasional yang bernaung di bawah bendera Royal Grup.

Selain Trans Continent, Ismail Rasyid juga menjadi bos dari enam perusahaan lainnya yang bergerak di sejumlah bidang, khususnya transportasi dan ekpor-impor.

Dhahrul Bawadi mengatakan, saat ini Asia Mart baru beroperasi di satu lokasi, yaitu di lokasi yang sama dengan Kantor DPP ASIA.

Di sini, kata Dhahrul pihaknya memasarkan sebanyak 750 produk milik UMKM dari seluruh Aceh.

Produk itu mencakup berbagai jenis makanan, minuman, produk kesehatan, hasil kerajinan tangan, dan lainnya. Seperti, keumamah (ikan kayu), cake, kacang-kacangan, minyak VCO, minyak rambut, hand sanitizer, teh temu lawak, minuman jahe, serta berbagai souvenir seperti tas, baju, hingga kupiah (peci) khas Aceh.

Dalam pertemuan dengan Ismail Rasyid, para pengusaha kecil Aceh ini mengharapkan agar CEO PT Trans Continent ini membantu memberikan fasilitas dan pelatihan kepada para anggota ASIA agar bisa menembus pasar nasional dan internasional.

Selain Gaji Pokok, Ini 11 Tunjangan yang Bakal Diberikan pada Para Anggota TNI, Segini Rinciannya

IPW Sampaikan 18 Menteri Kabinet Jokowi-Amin Bakal Kena Reshuffle, Prabowo Termasuk?

Dhahrul Bawadi mengatakan, kendala terbesar yang dihadapi oleh sebagian besar pelaku UMKM di Aceh saat ini adalah belum adanya standarisasi dan legalitas produksi, sehingga tidak bisa dipasarkan ke pasar nasional maupun internasional.

Karenanya, Bawadi dan rekan-rekannya berharap Ismail Rasyid bersedia memberikan tempat bagi para anggota ASIA untuk memiliki tempat produksi bersama, sekaligus pembinaan untuk standarisasi dan pengurusan legalitas produk yang mereka hasilkan.

Menanggapi hal ini, Ismail Rasyid, pemilik 7 perusahaan nasional yang bernaung di bawah Royal Grup, menyatakan kesiapannya untuk menyediakan tempat dan membantu para pelaku UMKM ini dengan kerja sama saling menguntungkan.

“Insya Allah nanti bisa dipakai satu bagian di basecamp kami di kawasan Krueng Raya Aceh Besar. Insya Allah saya akan menyediakan fasilitas pendukung lainnya, dengan bentuk kerja sama saling menguntungkan,” kata Ismail Rasyid sembari meminta Dhahrul Bawadi menyiapkan berkas yang dibutuhkan.(*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved