Minggu, 3 Mei 2026

Berita Abdya

Pospera Abdya Nilai Penempelan Stiker BBM Bersubsidi Adalah Program Pemerintah Aceh yang Tak Jelas

"Kita mendukung program dan niat pemerintah agar penyaluran BBM bersubsidi ini tepat sasaran, tapi bukan program pemasangan stiker seperti ini,"

Tayang:
Penulis: Rahmat Saputra | Editor: Mursal Ismail
FOTO/HERIANTO
Branch Manager PT Pertamina Banda Aceh, Ferry Pasalini, Kadis ESDM Aceh, Ir Mahdinur, dan Ketua Hiswanamigas Aceh, Faisal Budiman, menunjukkan contoh stiker BBM subsidi yang akan di tempel di kaca depan mobil, Rabu (12/8/2020). 

"Kita mendukung program dan niat pemerintah agar penyaluran BBM bersubsidi ini tepat sasaran, tapi bukan program pemasangan stiker seperti ini," kata Harmansyah. 

Laporan Rahmat Saputra I Aceh Barat Daya

SERAMBINEWS.COM, BLANGPIDIE - Program penempelan stiker di mobil penerima kuota bahan bakar minyak (BBM) subsidi yang dikeluarkan Pemerintah Aceh dinilai ambigu atau program tidak jelas.

Pasalnya, banyak ditemukan stiker BBM bersubsidi itu, terpasang di mobil-mobil orang kaya dan mewah.

"Saya menilai program tempel stiker ini, adalah program aneh dan ambigu, karena tidak jelas arah dan tujuan," ujar Ketua Pospera Abdya, Harmansyah kepada Serambinews.com, Minggu (23/8/2020).

Pada hakikatnya, katanya, subsidi BBM bertujuan untuk meringankan beban masyarakat miskin, namun kenyataannya, hampir seluruh bahan yang disubsidi oleh pemerintah, tidak tepat sasaran.

"Kita mendukung program dan niat pemerintah agar penyaluran BBM bersubsidi ini tepat sasaran, tapi bukan program pemasangan stiker seperti ini," kata Harmansyah. 

Dalam Semalam, Terjadi Dua Kali Musibah Kebakaran di Aceh Tengah

Penggemar Mobil Offroad Mahindra Thar Mulai Tak Sabar Menunggu SUV Ikonik India Itu

Link Live Streaming Final Liga Champions PSG Vs Bayern, Catatan Duel Terakhir pada 3 Tahun Lalu

Menurutnya program pemasangan stiker itu, tidak lebih program cilet-cilet yang tidak hebat.

Hal itu, dibuktikan banyak mobil mewah dan mobil pejabat, terpasang stiker tersebut.

"Kalau mobil mewah ikut menikmati BBM bersubsidi, ini sama saja program konyol dan cilet-ciliet. Sehingga membuat kita bingung, sebenarnya yang menjadi target pemerintah Aceh itu apa," cetusnya.

Oleh karena itu, Harmansyah meminta pemerintah Aceh, harus membuat aturan tegas, jika ingin BBM subsidi tersebut tepat sasaran.

Misal, katanya, semua mobil pribadi dilarang menggunakan BBM subsidi, tanpa pilih kasih. Atau, lanjutnya, membatasi dan ditentukan CC, dan mobil apa saja yang boleh menggunakan BBM bersubsidi tersebut.

"Kalau saat ini kan tidak jelas, modal 'muka tebal' atau tidak malu dipasang stiker, maka orang kaya pun boleh, ini kan program tak jelas dampak dan tujuan," tegasnya.

Oleh karena itu, katanya, pemerintah aceh harus mengkaji secara matang, agar BBM bersubsidi itu tepat sasaran.

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved