Stiker BBM Subdisi
Ini Jumlah Stiker yang Sudah Terpasang di Mobil Pengguna BBM Subsidi di Aceh
Dari jumlah 58.319 stiker BBM subsidi sebanyak 21.571 lembar untuk stiker premium dan 36.748 lembar untuk pemakaian solar subsidi.
Penulis: Misran Asri | Editor: Ansari Hasyim
Laporan Misran Asri I Banda Aceh
SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Pemasangan stiker BBM subsidi untuk kendaraan roda empat terus dilakukan di SPBU di Aceh.
Selama enam hari kebijakan itu diberlakukan tercatat ada 58.319 lembar stiker yang sudah didistribusikan atau terpasang di kaca-kaca mobil pengguna minyak subsidi yang dinilai berhak mendapatkannya.
Dari jumlah 58.319 stiker BBM subsidi sebanyak 21.571 lembar untuk stiker premium dan 36.748 lembar untuk pemakaian solar subsidi.
Demikian disampaikan Sales Area Manager PT Pertamina Aceh Ferry Pasalini yang dihubungi Serambinews.com, Senin (24/8/2020).
Menurutnya, dari 58.319 lembar stiker yang sudah didistribusikam dan ditempel di kaca-kaca mobil para pengguna minyak subsidi, jumlah stiker yang tersisa hingga saat ini ada 95.005 lembar.
Dari jumlah dimaksud, terbagi 43.276 (premium) dan 51.728 (solar subsidi).
"Jumlah sisa stiker yang belum didistribusikan sebanyak 95.005 lembar, untuk kedua jenis minyak subsidi tersebut," kata Ferry.
Artinya, lanjut Ferry dari 95.005 sisa stiker pengguna 'minyak subsidi' yang belum didistribusikan itu, masih ada waktu satu hari lagi atau sampai 25 Agustus 2020, stiker itu didistribusikan ke pengguna.
Setelah tanggal dimaksud, pendistribusian stiker 'minyak subsidi' pun dihentikan sembari dievaluasi dan dilihat perkembangan kembali.
• Tanah Dalam Ambruk ke Sungai, Janda Miskin di Aceh Utara Mengungsi ke Rumah Warga
• WhatsApp Rilis Dua Versi Beta Baru, Fiturnya Mulai dari Nada Dering, Stiker Hingga Pesan Kadaluarsa
• Peristiwa Polisi Tembak Pria Kulit Hitam Kembali Terjadi di Amerika Serikat, Picu Kemarahan Warga
"Arah pemasangan stiker minyak subsidi ini bertujuan agar pengguna premium dan solar subsidi ini betul-betul kepada mereka yang berhak dan yang lebih membutuhkannya" ujar Ferry.
Meski diakui ada mobil-mobil yang tergolong berkelas, dimana harganya mencapai Rp 500-an juta ke atas, tapi tetap ingin mendapatkan minyak subsidi dengan memasang stiker 'minyak subsidi', menurut Ferry kembali lagi ke hati nurani masing-masing.
"Kalau memang merasa berhak dan butuh ya silakan. Tapi, kalau merasa tidak butuh karena sudah mampu secara finansial, jangan diambil dong jatah mereka yang lebih membutuhkannya," tegas Ferry.
Sales Area Manager PT Pertamina Aceh ini pun menerangkan bahwa pemberlakuan kebijakan stiker untuk pengguna premium dan solar subsidi sesuai surat edaran Gubernur Aceh, Nomor 540/9186 Tahun 2020 itu bertujuan baik.
Tujuan baik yang dimaksud Ferry, agar penggunaan minyak subsidi yang jumlahnya terbatas kuota pemerintah itu betul-betul tepat sasaran dan dapat menyentuh mereka yang lebih membutuhkan.(*)