Luar Negeri
Pria Ini Dilarikan ke Rumah Sakit dengan Tangan Terbelit Ular Kobra, Ternyata Begini Kejadiannya
Hal yang jarang terjadi karena pasien ini digigit parah dipindahkan dari dari Rumah Sakit Umum Tay Ninh ke Rumah Sakit Cho Ray, Vietnam.
Penulis: Syamsul Azman | Editor: Zaenal
SERAMBINEWS.COM - Seorang pria dibawa ke rumah sakit dengan keadaan tangan masih terbelit dengan seekor ular kobra.
Baru-baru ini kejadian yang jarang terjadi mendapat sorotan, ketika pihak Rumah Sakit Cho Ray, rumah sakit umum terbesar di Kota Ho Chi Minh, Vietnam menerima pasien yang digigit ular kobra.
Hal yang jarang terjadi karena pasien ini digigit parah dipindahkan dari dari Rumah Sakit Umum Tay Ninh ke Rumah Sakit Cho Ray, Vietnam.
Pria masih memegang kepala ular yang diikat erat ketika berada di rumah sakit Tay Ninh.
Melansir dari VOV (19/8/2020), Rumah Sakit Cho Ray menerima pasien dengan keadaan tangan terbelit ular kobra pada tanggal 19 Agustus lalu.
Dokter Nguyen Ngoc Sang dari Departemen Pengobatan Rumah Sakit Cho Ray menjelaskan, keadaan pasien ketika diterima rumah sakit dalam keadaan cidera dan lumpuh.
• Hammam Riza Yusuf, BPPT Siapkan Model Simulasi Skenario Penanganan Covid -19 untuk Aceh
• Hari Ini, Bertambah Lagi 30 Kasus Positif Covid-19 di Aceh, yang Meninggal Sudah 37 Orang
• Ketum TP PKK Pusat, Jangan Anggap Remeh Covid-19, Tertular tak Kenal Jabatan
Pasien berinisial PVT berusia 38 tahun, tinggal di Tay Ninh, masuk rumah sakit Tay Ninh dalam keadaan cedera paha, lumpuh, pupil membesar dan kehilangan refleks.
Karena kondisi cukup parah dan rumah sakit Tay Ninh tidak memiliki alat yang cukup untuk mengobati, maka para dokter segera merujuknya ke RS Cho Ray ke bagian penyakit tropis untuk pengobatan.
Sesampai di RS Cho Ray, dokter segera memberikan 10 botol serum anti bisa ular.
Setelah digunakan, pasien menunjukkan tanda-tanda reaksi, menggerakkan anggota tubuhnya dan membuka mata.

Meski kondisi pasien semakin membaik, namun pihak rumah sakit terus mengawasinya secara ketat, agar terhindar dari kemungkinan komplikasi, kelumpuhan otot, dan sebagainya.
Menurut Dr. Sang, PVT selain keracunan saraf, ada juga kemungkinan keracunan pada otot jantung.
Menurut informasi dari pihak keluarga, pasien PVT melihat seekor ular di kebun keluarga sehingga ia berusaha menangkapnya.
• Viral Video Tentara Tandu Wanita Sakit Hingga 40 Km selama 15 Jam, Lewati Bukit dan Jalan Berlumpur
• VIDEO - Viral Pemancing Cari Ikan di Tempat Angker, Ketemu Binatang Seperti Kuntilanak
PVT melihat ular di bawah rumput lebat, ia menangkapnya dengan tangan dan ular mengigitnya di paha kanan.
PVT masih memegang kepala ular dengan erat dan tidak melepaskannya.
Ular itu melingkari lengan dan lehernya, pihak keluarga mengikat paha PVT untuk mencegah penyebaran racun dan membawanya ke Rumah Sakit Umum Tay Ninh.
Di Rumah Sakit Umum Tay Ninh, ular berhasil dilepaskan dari tangan pasien, mengobati lukanya dan memberikan berbagai obat agar pasien membaik.
30 Menit kemudian setelah diberikan obat, pasien mulai sesak nafas.
Agar memudahkan dokter di rumah sakit Cho Ray untuk memberikan obat atau penawar racun, ular itu sengaja diikat pada mulut dan dibawa ke rumah sakit Cho Ray .
Ular di tangannya memiliki panjang sekitar 2,5 meter dan berat 4,6 kg. (Serambinews.com/Syamsul Azman)
• Viral Pria Muslim Dengan Anjing Liar, Awalnya Cuma Beri Makan Hingga Mengikutinya ke Tempat Kerja
• Viral Abang Berikan Hadiah pada Dua Adiknya, Reaksi Adik Bikin Haru
• Viral Video Kura-kura Disebut Selamatkan Ikan Terjebak, Beri Pelajaran pada Manusia