Luar Negeri
Jalur Gaza Tetap Memanas, Israel Kembali Lancarkan Serangan Udara
Militer Israel mengatakan telah membombadir posisi pejuang Hamas di Jalur Gaza pada Selasa (25/8/2020) pagi. Israrel beralasah pagi sebagai tanggapan
SERAMBINEWS.COM, JERUSALEM - Militer Israel mengatakan telah membombadir posisi pejuang Hamas di Jalur Gaza Palestina pada Selasa (25/8/2020) pagi.
Israel beralasan sebagai tanggapan balon pembakar yang diluncurkan ke tanah pertanian Israel selatan sehari sebelumnya.
Itu menjadi serangan kedua berturut-turut Israel mengebom wilayah pesisir itu, seperti dilansir AP, Selasa (25/8/2020).
Ketegangan antara Israel dan pejuang Palestina di Gaza telah meningkat dalam beberapa pekan terakhir ini.
Serangan Selasa terjadi ketika Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo mengunjungi negara itu.
Sebagai bagian dari upaya untuk memajukan perdamaian Timur Tengah.
Menyusul pengumuman kesepakatan bersejarah pada 13 Agustus 2020 untuk membangun hubungan antara Israel dan Uni Emirat Arab (UEA).
Militer Israel mengatakan dalam sebuah pernyataan telah membom pos militer dan infrastruktur bawah tanah.
Milik kelompok Hamas yang menguasai daerah kantong Palestina.
Tidak ada laporan langsung tentang korban atau kerusakan.
• VIDEO - Israel Perketat Blokade, Warga Palestina Hidup dalam Gelap
• Israel Bebaskan Tanpa Syarat Pemimpin Kampanye Palestina Boikot ke Yahudi
• Israel tak Mundur dari Tanah yang Dicari Palestina, Solusi Dua Negara Sudah Usang
Dalam beberapa pekan terakhir ini , pejuang Palestina telah meluncurkan sejumlah balon pembakar ke Israel selatan.
Membakar sebagian besar lahan pertanian milik warga Yahudi.
Serangan yang meningkat tampaknya untuk menekan Israel meredakan blokade yang diberlakukan di Jalur Gaza.
Sejak Hamas menguasai wilayah itu pada 2007.
Israel telah menanggapi tembakan balon dan tembakan roket sporadis dengan serangan udara.
Zionis mengatakan pihaknya meminta pertanggungjawaban Hamas atas semua serangan yang datang dari wilayah tersebut.
Israel dan Hamas telah berperang tiga kali dan banyak pertempuran kecil dalam 13 tahun terakhir.
Minggu lalu, mediator Mesir mencoba meredakan ketegangan.
Mendukung gencatan senjata informal antara Israel dan Hamas seusai perang 2014 di Gaza.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/pemakaman-anggota-jihad-islam-di-jalur-gaza.jpg)