Breaking News:

Kemenag Aceh Besar-STISNU Aceh Jalin Kerja Sama, Ini Action Awal yang Dilakukan

“Action awal yang kita lakukan adalah bimbingan pranikah terhadap 25 pasangan (50 orang) dari delapan kecamatan di Aceh Besar.”

Penulis: Nasir Nurdin | Editor: Amirullah
Kemenag Aceh Besar/For Serambinews.com
Kakankemenag Aceh Besar, H Abrar Zym SAg menandatangani nota kerja sama dengan STISNU Aceh disaksikan Ketua STISNU, Muhammad Yasir SHi MA dan Kasi Bimas Islam, H Khalid Wardana MSi di Kampus STISNU Sibreh, Rabu (26/8/2020). 

“Action awal yang kita lakukan adalah bimbingan pranikah terhadap 25 pasangan (50 orang) dari delapan kecamatan di Aceh Besar.”

Laporan Nasir Nurdin | Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, ACEH BESAR -  Kantor Kementerian Agama (Kankemenag) Aceh Besar dan Sekolah Tinggi Ilmu Syariah Nahdlatul Ulama (STISNU) Aceh, Rabu (26/8/2020) menandatangani nota perjanjian kerja sama.

Nota perjanjian kerja sama yang ditandangani meliputi bidang
pelatihan, pengabdian masyarakat, pengembangan sumber daya manusia, dan praktik mahasiswa.

Penandatangan kerja sama dilakukan Kakankemenag Aceh Besar, H Abrar Zym SAg dan Ketua STISNU Aceh, Tgk Muhammad Yasir SHi MA di Kampus STISNU Sibreh, Aceh Besar.

Manfaat Daun Binahong Jika Dikonsumsi Secara Rutin, Dapat Mengobati Maag hingga Cegah Kanker

Video - Kisah Pria Luluhkan Hati Dokter Gigi, Korbankan Gigi Geraham hingga Sukses ke Pelaminan

Prosesi penandatanganan perjanjian kerja sama disaksikan Kasi Bimas Islam, H Khalid Wardana SAg MSi, Ketua Prodi Hukum Ekonomi Syariah, Salman SHi MSH, dan Ketua Prodi Hukum Keluarga Islam, Tgk Aria Sandra SHi MA.

Kasi Bimas Islam Kankemenag Aceh Besar, Khalid Wardana kepada Serambinews.com melaporkan, action awal yang dilakukan pasca-penandatangan kerja sama adalah melaksanakan bimbingan pranikah terhadap 25 pasangan yang akan menikah pada September 2020.

Bimbingan pranikah terhadap 25 pasangan (50 orang) dari delapan kecamatan di Aceh Besar melibatkan narasumber dari Kemenag, STISNU, Dinas Kesenatan, dan pihak KUA.

Jadwal Puasa Asyura & Tasua Bulan Muharram, Lengkap dengan Niat dalam Bahasa Arab dan Latin

Gara-gara Suami Terlalu Baik dan Tidak Pernah Berdebat, Sang Istri Muak dan Minta Cerai

“Bimbingan pranikah berlangsung 26-27 Agustus 2020 di Kampus STISNU,” kata Khalid.

Menurut Khalid Wardana, di Perguruan Tinggi STISNU Aceh ada dua program studi (prodi) yaitu Hukum Ekonomi Syariah dan Hukum Keluarga Islam.

Prodi Hukum Keluarga Islam sangat terkait dengan program Kementerian Agama dalam melakukan bimbingan dan penyuluhan terhadap calon pengantin.

Selain itu, lanjut Khalid, dengan adanya kerja sama dalam hal peningkatan SDM mahasiswa, pihak STISNU akan menempatkan mahasiswanya melakukan magang dan studi lapangan di 23 Kantor Urusan Agama (KUA) di Aceh Besar. (*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved