Kamis, 7 Mei 2026

Berita Abdya

Banjir Landa Abdya, Saluran Irigasi Ambruk di Sejumlah Titik

Banjir luapan Krueng Susoh/Krueng Beukah meruntuhkan saluran irigasi sepanjang 15 meter di Desa Kuta Bahagia (Paya), Kecamatan Blangpidie, Abdya.

Tayang:
Penulis: Zainun Yusuf | Editor: Taufik Hidayat
Serambinews.com
Kompleks Kantor dan Gudang Perum Bulog Sub Dire VI Blangpidie di Desa Padang Baru, Susoh, masih terendam hingga Selasa (1/9/2020), setelah dilanda banjir luapan Krueng Susoh/Krueng Beukah, Senin (31/8/2200) malam. 

Laporan Zainun Yusuf | Aceh Barat Daya

SERAMBINEWS.COM, BLANGPIDIE - Saluran irigasi ambruk di sejumlah titik kawasan Kecamatan Susoh, Blangpidie dan Setia, Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) akibat diterang banjir, Senin (31/8/2020) malam. 

Banjir luapan Krueng Susoh/Krueng Beukah meruntuhkan saluran irigasi teknis sepanjang sekitar 15 meter lokasi pinggir jalan Desa Kuta Bahagia (Paya), Kecamatan Blangpidie.

Puluhan meter saluran pembagi air ambruk di tiga titik lokasi  dalam areal sawah Beuah, Desa Pawoh Susoh, hancur sampai tidak berbentuk lagi. Talut saluran sepanjang 30 meter di Desa Padang Baru, Susoh juga ambruk.

Kemudian, saluran irigasi dalam proses pembangunan di Desa Lhang, Kecamatan Setia, juga mengalami rusak parah diterpa banjir luapan, Senin malam. 

Jauhari, petani  Desa Kuta Bahagia, Blangpidie di lokasi menjelaskan, kerusakan parah saluran irigasi di sejumlah titik mengakibatkan pasokan air sawah putus total.

Padahal sejumlah petani di Desa Kuta Bahagia, Blangpidie dan Desa Pawoh (Blang Beuah), Susoh sedang menanam padi.

Banjir yang melanda akibat meluap aliran Krueng Beukah/Krueng Susoh juga menyapu tanaman padi yang baru ditanam beberapa hari terakhir, khsususnya di areal sawah Desa Kuta Bahagia Blangpidie dan areal sawah Beuah Pawoh Susoh.   

Para petani setempat mengharapkan kerusakan parah sarana pengairan tersebut segera diperbaiki Pemkab Abdya dalam hal ini Bidang Pengairan pada Dinas PUPR Abdya. Jika tidak, sejumlah petani terancam gagal tanam MT Gadu 2020.  

Kalak Badan Penanggulangan Bencana Kabupaten (BPBK) Abdya, Amiruddin SPd kepada Serambinews.com, Selasa menjelasan, banjir luapan terjadi Senin dialami semua kecamatan (9 kecamatan). Tapi yang parah melanda empat kecamatan, Susoh, Blangpidie, Setia dan Tangan-Tangan.

Laporan yang diterima membenarkan saluran irigasi mengalami kerusakan parah di sejumlah titik di Desa Kuta Bahagia Kecamatan  Blangpidie, Desa Pawoh dan Padang Baru Kecamatan Susoh dan Desa Lhang Kecamatan Setia.

Dimulai 1 September 2020, SKB CPNS Formasi Tahun 2019 Dilaksanakan di 269 Titik Lokasi

Viral! Pengantin Pria Dihukum Push-Up di Pelaminan, Gara-gara Tak Pakai Masker Saat Gelar Hajatan

Pria Ini Bunuh Ibu Kandung Secara Sadis, Pelaku Ditangkap Polisi dalam Kondisi Telanjang

Ribuan rumah warga sejumlah lokasi dalam sembilan kecamatan sejak Babahrot sampai Lembah Sabil, terendam banjir luapan, menurut Amiruddin sudah surut pada Senin dini hari.

Lalu, Selasa (1/9/2020) pagi tadi, masyarakat bekerja keras membersihkan endapan lumpur dalam ruangan rumah.

Peralatan rumah tangga yang berlepotan lumpur di keluarkan, kemudian dibersihan  dengan siraman air, termasuk peralatan dapur seperti dilakukan ibu-ibu rumah tangga Desa Kuta Bahagia Blangpidie.        

Armansyah, warga Desa Pawoh Susoh menyebutkan banjir yang merendam rumah pada Senin malam mencapai ketinggian tidak kurang 1 meter.

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved