Luar Negeri

Donald Trump Minta MSNBC Pecat Joy Reid, Sebar Kebencian Terhadap Muslim

Presiden AS Donald Trump pada Rabu (2//92020) menyuarakan keprihatinan terhadap Muslim Amerika. Dia mengkritik pembawa acara berita TV kabel Joy Reid

Editor: M Nur Pakar
AFP
Presiden AS Donald Trump menyampaikan pidato dalam acara Semangat Amerika di Gedung Putih, Kamis (2/7/2020). 

SERAMBINEWS.COM, CHICAGO - Presiden AS Donald Trump pada Rabu (2//92020) menyuarakan keprihatinan terhadap Muslim Amerika.

Dia mengkritik pembawa acara berita TV kabel Joy Reid atas komentar on-airnya tentang Muslim.

Dalam acara MSNBC "The ReidOut" pada Senin (31/8/2020), Reid mengatakan pemimpin Muslim menggunakan retorika ekstremis untuk meradikalisasi pengikutnya.

Bahkan dan mempromosikan kekerasan, kemudian menyarankan agar Trump menggunakan taktik serupa.

Sejumlah pemimpin dan organisasi Muslim Amerika mengecam komentar tersebut, seperti dilansir AFP, Rabu (2/9/2020).

Bahkan menyerukan permintaan maaf, termasuk anggota kongres Minnesota, Ilhan Omar, Emgage Action, dan Muslim Advocates.

Pembawa acara TV MSNBC, Joy Reid
Pembawa acara TV MSNBC, Joy Reid (AFP/File)

Namun, ketika Trump memposting di Twitter untuk mengkritik Reid.

Trump dituduh berpura-pura mendukung Muslim untuk melanjutkan perangnya yang sedang berlangsung dengan media.

Selama pertunjukannya itu Reid berkata:

“Para pemimpin, katakanlah di dunia Muslim, banyak bicara tentang kekerasan."

"Mendorong pendukung mereka untuk bersedia melakukan kekerasan."

"Termasuk pada tubuh mereka sendiri."

"Untuk menang melawan siapapun yang mereka putuskan adalah musuh."

“Kami di media AS menggambarkan mereka meradikalisasi orang-orang itu."

"Terutama ketika mereka meradikalisasi kaum muda."

Halaman
123
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved