Koin Kuno Kerajaan Inggris

Heboh Penggali Kubur Temukan Tumpukan Uang Koin Kuno Kerajaan Inggris di Aceh, Ini Faktanya

Penemuan uang koin kuno disebut peninggalan dari zaman penjajahan mendapat sorotan warga.

Penulis: Syamsul Azman | Editor: Safriadi Syahbuddin

SERAMBINEWS.COM - Penemuan uang koin kuno disebut peninggalan dari zaman penjajahan mendapat sorotan warga.

Uang koin yang ditemukan berawal dari empat orang penggali kubur sedang melakukan pekerjaannya.

Tiba-tiba menemukan sesuatu yang berbeda dari lokasi yang mereka gali.

Fakta yang terungkap, penemuan koin kuno itu di Desa Deah Pangwa, Kecamatan Trienggadeng, Pidie Jaya, Minggu (30/8/2020).

Kepada Serambinews.com, Tgk Munawir sebagai mantan kepala desa dan saat ini menjadi pengurus keagamaan di desa itu menjelaskan, setelah dilakukan pengecekan, uang koin kuno tersebut keluaran sekitar tahun 1873.

“Setelah dibersihan, tertera pada uang koin tahun 1873, 1883,” katanya pada Serambinews.com, Kamis (3/9/2020).

Tgk Munawir menerangkan, uang yang ditemukan telah diserahkan pada ahli waris, bernama Usman Ali (60), karena penemuan uang koin kuno berada di lingkungan kebun keluarga Usman Ali.

“Uang koin kuno telah diberikan pada ahli waris, karena penemuannya pada kebun keluarga ahli waris," kata imam masjid.

"Jika ditemukan pada tempat umum, boleh jadi uang itu akan kami amankan, namun karena penemuan berada pada lokasi kebun keluarga salah satu warga, maka kami serahkan sepenuhnya kepada yang berhak,” tambahnya.

Arab Saudi Evaluasi Penanganan Covid-19, Pegawai Mulai Masuk Kantor

Putra Mahkota Arab Saudi Mendapat Panggilan Telepon dari PM Inggris Boris Johnson

Arab Saudi Izinkan Semua Pesawat dari UEA di Atas Udara Kerajaan, Posisi ke Palestina tak Berubah

Keempat penggali kubur yang bernama Bukhari, Rusli, Imran serta Abdullah, awalnya mengerjakan pengalian kubur seperti biasanya.

Namun, beberapa saat dilakukan pengalian, terdengar suara seperti besi berlaga dengan besi pada kedalaman satu meter.

Heran dengan asal suara, penggali kubur melanjutkan proses penggalian dan menemukan bungkusan besar.

Melihat ada keanehan dengan bungkusan yang terkubur, mereka mengangkat bungkusan ke permukaan lalu membukanya.

Ternyata yang mereka lihat adalah tumpukan uang koin kuno yang disebut uang Kerajaan Inggris tahun 1873 sampai 1883 setelah dilakukan pembersihan. 

Penemuan uang koin kuno yang disebut dari Kerajaan Inggris dengan cepat menyebar.

Bagai kabar dibawa angin, warga mulai beramsumsi uang tersebut sengaja dikubur ketika terjadi perang di Aceh.

Tgk Munawir sebagai saksi penemuan koin kuno, menjelaskan perihal penemuan benda langka, yakni setelah dilakukan pengecekan pada uang tertulis Queen Victoria tahun 1883, British Lorth Borneo tahun 1880, One Cent tahun 1873, Peso 2 T Erado tahun 1891.

Namun, banyak juga koin yang sulit untuk dibaca, karena telah lama terkubur, Tgk Munawir menjelaskan beberapa koin telah diberikan pada Dinas Pendidikan (Disdik) Pidie Jaya untuk diteliti.

“Ada beberapa telah diberikan pada Pemerintah Pidie Jaya, untuk dilakukan penelitian karena termasuk salah satu peninggalan sejarah,” ungkapnya.

Jumlah keseluruhan dari uang koin kuno ini belum bisa diketahui.

Namun jika ditimbang, Tgk Munawir menyebut uang tersebut cukup berat, bisa mencapai beberapa kilogram.

“Kita tidak bisa memastikan jumlah keseluruhan uang maupun nilai dari uang tersebut, karena banyak yang berkarat akibat terkubur bertahun-tahun, namun jika ditimbang, cukup berat dan bisa beberapa Kilogram.

“Uang yang telah dibersihkan, sudah diserahkan pada ahli waris atau pemilik kebun tempat penemuan koin,” jelas Tgk Munawir.

Donald Trump Minta MSNBC Pecat Joy Reid, Sebar Kebencian Terhadap Muslim

Arab Saudi Masih Tutup Penerbangan Internasional, Kecuali Pekerja Asing Terdaftar di Aplikasi Resmi

Setelah menyerahkan uang koin kuno disebut peninggalan Kerajaan Inggris, Tgk Munawir mengatakan kepada ahli waris, agar memberikan hak bagi penggali kubur, karena mereka yang menemukan koin kuno dikebunnya.

“Setelah menyerahkan, saya ada memberi amanah pada ahli waris, agar diberikan hak pada penggali kubur jika memang koin kuno itu berharga dan bernilai.

“Karena pada penggali kubur belum kita berikan, sebab masih dilakukan kajian mengenai nilai uang koin itu. Jika memang berharga, hak untuk pengali kubur harus kita berikan, namun jika memang tidak berharga, apa yang harus kita kasih," ujarnya.

“Ada juga saya sarankan untuk dilakukan acara kenduri (selamatan) atas penemuan koin kuno jika memang berharga,” tutupnya. (Serambinews.com/Syamsul Azman)

Soal Isu Rencana China Bangun Fasilitas Militer di Indonesia, Ini Kata TB Hasanuddin

Tanaman Hias Minima Variegated Ini Laku Terjual Rp 80 Juta, Apa Keistimewaannya?

Manfaat Daun Singkong Baik untuk Pencernaan, Begini Cara Mengolahnya

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved