Berita Banda Aceh
Prof Farid Sebut Covid-19 Seperti Harimau, Siapa yang Lengah Diterkam
"Covid ini seperti harimau dia, siapa yang lengah itu yang diterkam. Dia seperti binatang buas, kalau kita lengah langsung diterkam," kata Prof Farid.
Penulis: Subur Dani | Editor: Nurul Hayati
"Covid ini seperti harimau dia, siapa yang lengah itu yang diterkam. Dia seperti binatang buas, kalau kita lengah langsung diterkam," kata Prof Farid dalam podcast Serambi di kanal Fanspage Facebook Serambinews.com, Kamis (3/9/2020).
Laporan Subur Dani | Banda Aceh
SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Mantan Rektor UIN Ar-Raniry, Prof Dr Farid Wajdi Ibrahim MA mengibaratkan virus Corona atau Covid-19 seperti binatang buas yang siap menerkam siapa saja.
Plt Ketua Majelis Adat Aceh ini bahkan ,mengibaratkan Covid-19 seperti harimau, salah satu binatang buas paling berbahaya di dunia.
Harimau kata Prof Farid, akan menerkam siapapun yang berada di depannya, terlebih orang-orang yang lengah atau tidak hati-hati.
"Covid ini seperti harimau dia, siapa yang lengah itu yang diterkam. Dia seperti binatang buas, kalau kita lengah langsung diterkam," kata Prof Farid dalam podcast Serambi di kanal Fanspage Facebook Serambinews.com, Kamis (3/9/2020).
Prof Farid kemudian menjelaskan maksudnya.
Menurutnya, saat ini kita semua diminta tidak lengah, harus hati-hati, dan tetap waspada.
• Walikota Sabang Tegaskan Pemakaian Masker Bagi ASN
Taat pada protokol kesehatan, sebagai ikhtiar kita untuk terhindar dari virus mematikan ini.
"Kita tak boleh lengah, nanti yang lengah-lengah (tidak waspada) itu yang dimakan (oleh virus)," kata Prof Farid Wajdi.
"Begitulah harimau, apa dia mau nangkap (terkam) kita semua? Nggak, yang lengah-lengah yang langsung diterkam oleh harimau," ujarnya.
Farid mengatakan, jangan-jangan virus Corona ini sebenarnya ada sasaran sendiri di tempat lain.
"Tapi karena kita lengah akhirnya kita yang diambil," kata Prof sambil tertawa.
"Mungkin dia (virus) ngomong sendiri, karena kamu lengah, kamu tidak hati-hati, ceroboh, maka saya makan kamu," sambung Prof Farid dengan ciri khasnya.
Kesimpulannya, Prof Farid mengajak masyarakat tetap selalu waspada.
Rules (aturan) yang telah dibuat pemerintah diikuti.
"Ingat nyawa kita sendiri, ingat nyawa keluarga kita. Sayangi diri sendiri sayangi keluarga," pungkas Prof Farid. (*)
• Masih Ingat Kasus Pria Gorok Leher Ibunya di Aceh Utara? Begini Perkembangannya Sekarang
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/plt-ketua-maa-prof-farid-wajdi-ibrahim-ma.jpg)