Update Corona di Subulussalam
Dimakamkan tanpa Prokes, Begini Riwayat Perawatan Pasien Covid-19 Subulussalam yang Meninggal Dunia
Untuk kedua kalinya pasien positif Covid-19 di Kota Subulussalam dimakamkan tanpa melalui protokol kesehatan (Prokes).
Penulis: Khalidin | Editor: Taufik Hidayat
Laporan Khalidin | Subulussalam
SERAMBINEWS.COM, SUBULUSSALAM – Untuk kedua kalinya pasien positif Covid-19 di Kota Subulussalam dimakamkan tanpa melalui protokol kesehatan (Prokes).
Hal itu disampaikan Juru Bicara Gugus Tugas Covid-19 Kota Subulussalam Baginda Nasution, kepada Serambinews.com, Jumat (4/9/2020).
Pasien positif Covid-19 yang meninggal dunia dan proses fardhu kifayahnya tanpa protokol kesehatan berinsial S, warga Kecamatan Simpang Kiri.
“Tidak melalui protokol kesehatan karena almarhum sudah keluar Rumah Sakit atau pulang ke rumah atas permintaan sendiri, sebelum meninggal dunia,” kata Baginda.
Dijelaskan, S telah meninggal dunia sebelum hasil swabnya dari laboratorium Unsyiah Banda Aceh keluar.
S sendiri masuk ke ruang Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD Kota Subulussalam Minggu 30 Agustus lalu sekitar pukul 02.00 WIB.
Dia dirawat di RSUD Subulsusalam dengan keluhan sesak nafas serta demam selama dua hari.
Pasien dibawa karena sudah sulit diajak komunikasi (cenderung mengantuk).
Sementara berdasarkan informasi dari RSUD Subulussalam S memiliki riwayat penyakit hipertensi dan DM type II.
Pasien S pun dirawat di ruang kelas II hingga September 2020. Selanjutnya sempat dipindahkan ke ruang ICU pukul 10.30 wib dan diagnosa pasien hipglikemia +pneumonia +HHD +DM TYPE II.
Proses pengambilan swab pasien S diaksanaan pada Senin 31 Agustus lalu. Namun pasein pulang atas permintaan sendiri (PAPS) Selasa 1 September sekitar pukul 18.00 WIB.
Selasa (2/9/2020) pasien dikabarkan meninggal dunia. Sementara hasil swabnya baru keluar Kamis (3/9/2020) kemarin.
• Gubernur Mekkah Bantu Mencuci Kabah Atas Nama Raja Salman.
• Jumlah Positif Covid-19 di Kota Subulussalam Jadi 18 Orang, Tiga Orang Meninggal Dunia
• Pasukan Turki Terancam Bentrok di Perairan Mediterania, Eksplorasi Migas Ditentang Eropa
• Kuota Internet Murah Telkomsel Rp 3000, Bebas Akses YouTube, Instagram, TikTok Sepuasnya Tanpa Batas
Informasi itu dibenarkan Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Subulussalam, dr Dewi Sartika Pinem yang dikonfirmasi Serambinews.com, Kamis (3/9/2020).
Warga ini meninggal dunia sebelum hasil swab dari Laboratorium Penyakit Infeksi Unsyiah Banda Aceh keluar.
Almarhum dilaporkan diswab sebelum meninggal dunia. Sampelnya dikirim ke Lab Unsyiah namun belum sempat keluar sang pasien meninggal dunia.
Pascameninggalnya pasien S, pihak Dinas Kesehatan yang dibantu Forkopimcam, kepala Puskesmas Simpang Kiri dan pihak lainnya melakukan tracking di rumah duka.
Tracking ke rumah almarhum S langsung dilaksankan Kamis (3/9/2020) sekitar pukul 16.30 WIB.
Gugus Tugas mengatakan rencananya tim tracking Dinkes Subulussalam akan mengambil swab terhadap keluarga yang kontak erat dengan almarhum.
Sejauh ini tercatat sebanyak 11 orang kontak erat antara lain istri, anak-anak, dan yang memandikan almarhum.
Angka kematian pasien positif Covid-19 di Kota Subulussalam kembali bertambah.
Gugus Tugas Covid-19 Kota Subulussalam dalam siaran persnya kepada Serambinews.com, Jumat (4/9/2020) menyebutkan seorang warga di sana meninggal dunia dengan status positif Covid-19.
Adapun tiga warga yang Covid-19 masing-masing inisial S jenis kelamin laki-laki berusia 54 tahun tinggal di kawasan Kecamatan Simpang Kiri.
Lalu lalu FS, jenis kelamin perempuan berusia 23 tahun juga warga Kecamatan Simpang Kiri, Kota Subulussalam.
Selanjutnya SM, jenis kelamin perempuan berusia 35 tahun juga berdomisili di Kecamatan Simpang Kiri.
Adapun inisial S telah meninggal dunia sebelum hasil swabnya dari laboratorium Unsyiah keluar.
S sendiri masuk ke ruang Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD Kota Subulussalam Minggu 30 Agustus lalu sekitar pukul 02.00 WIB.
Sementara insial FS yang terkonfirmasi positif merupakan salah satu tenaga kesehatan di RSUD Kota Subulussalam.
Sedangkan isinial SM hasil tracking dinas kesehatan paska dinyatakannya pasien R yang meninggal dunia positif covid-19 pekan lalu.
• Lagi, Tiga Warga Kota Subulussalam Terkonfirmasi Positif Covid-19, Seorang Meninggal Dunia
• Mewahnya Pengantin Gayo Masa Lalu, dengan Hiasan Kalung Perak
• Kemenag Aceh Singkil Verifikasi Izin Operasional Pesantren, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
SM terkonfirmasi positif berdasarkan surat kepala laboratorium penyakit infeksi Universitas Syiah Kuala pada tanggal 3 September 2020.
Nomor 390/PKU/IX/2020 perihal hasil pemeriksaan yang ditujukan kepada direktur RSUD Kota Subulussalam.
SM menjalani pemeriksaan SWAB RT-QPCR bersama 28 orang lainnya sekaitan meninggalnya seorang warga di sana.
Sampel VTM ke 39 orang dari RSUD Subulussalam diperiksa 2 September lalu dan satu orang dinyatakan positif.(*)