Breaking News:

Video

VIDEO Kakek Ini Tetap Berjualan Walaupun Keadaannya Sakit, Menangis Saat ada Pembeli

Dalam video itu, Mbah Idi yang bercucuran air mata, tak henti-hentinya memanjatkan doa atas rejeki yang ia dapatkan ketika tim SA3 membeli dagangannya

SERAMBINEWS.COM – Pandemi virus Corona telah membuat sejumlah aspek sosial ekonomi berjalan lambat. 

Kisah seorang pedagang arumanis yang sudah tua rentan menyita perhatian pengguna media sosial. 

Di usia yang sudah menginjak 88 tahun, mau tidak mau ia harus berjualan untuk mengumpulkan pundi pundi rupiah. 

Saat akun Instagram @silihasahsilihasihsilihasuh (SA3) menjumpainya untuk membeli arumanis, tangisan Mbah Idi pecah dan tak menyangka ada seorang pembeli yang membeli dagangannya. 

Dalam unggahan itu, Mbah Idi bercerita bahwa ia baru memulai jualan kembali setelah ia terbaring sakit selama dua minggu. 

Menjadi tulang punggung keluarga, pria 88 tahun itu memaksakan dirinya untuk berjualan kembali, meskipun tubuh bagian perutnya masih diselimuti rasa nyeri yang amat sakit. 

Ia masih terus berusaha kuat mengayuh sepeda tuanya demi berjualan arumanis, berharap ada yang membeli dagangannya. 

Terlihat dalam video itu, Mbah Idi yang bercucuran air mata, tak henti-hentinya memanjatkan doa atas rejeki yang ia dapatkan ketika tim SA3 membeli dagangannya. 

Mbah Idi menceritakan bahwa, untuk saat ini dagangannya memang terbilang sepi dan nyaris tidak ada yang membeli. 

Bisanya, kata Mbah Idi, ketika anak-anak sekolah pulang, dagangannya selalu diserbu. 

Namun saat ini, dagangannya tidaklah menggairahkan, pandemi virus Corona membuat sekolah terpaksa di liburkan yang membuat pendapatannya turun drastis.

Jika Tak Ada Sampo, Ini 4 Bahan Dapur Bisa Digunakan untuk Keramas Rambut

Setelah Hampir 10 Tahun Menanti, Zaskia Sungkar Positif Hamil: Perjuangan Dapat Garis Dua Ga Sia-sia

Penulis: Agus Ramadhan
Editor: Habibi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved