Kamis, 4 Juni 2026

Luar Negeri

Penasihat Erdogan: Turki Mampu Jatuhkan 6 Jet Tempur Yunani Jika Terjadi Perang

Casin bahkan memberikan ancaman yang lebih serius, di mana dia menyatakan siapa pun yang berani mengusik hak Turki akan kehilangan nyawanya.

Tayang:
Editor: Faisal Zamzami
MiddleEast Observer
Jet tempur canggih buatan Rusia, MIG-29 

"Saya bilang cukup sudah. Cukup! Pilot kami akan menembak jatuh 5 sampai 6 jet tempur Yunani.

Turki bukanlah negara yang bisa dites begitu saja," kata dia.

Selain itu, dia juga mengutarakan janji bakal menembak pilot "Negeri Para Dewa" tersebut tepat di kepalanya jika sampai tertangkap.

Dalam beberapa bulan terakhir, dua negara terlibat perselisihan, yang antara lain menyangkut masalah hasil Bumi hingga Hagia Sophia.

Terbaru, Ankara mengklaim menemukan cadangan energi di Mediterania Timur, di mana menutur Yunani wilayah tersebut masih masuk ke dalam kedaulatannya.

Bahkan dalam pidatonya, Erdogan menyatakan bahwa "Negeri Para Dewa" bakal mengalami hal yang menyakitkan jika tidak memahami posisi mereka.

Bos Sabu 70 Kg Asal Aceh Dihukum Mati, Anak & Menantu juga Dihukum Seumur Hidup

Kisah Kelam Gadis Pembelot Korea Utara saat Kecil, Pernah Diculik dan Diperkosa Bareng Ibunya

Di Tengah Ketegangan dengan Yunani, Turki Kerahkan Latihan Militer di Siprus Utara 

Angkatan bersenjata Turki pada Minggu (6/9/2020), memulai latihan tahunan di republik Siprus Utara, wilayah yang diklaimnya, karena ketegangan terus meningkat dengan Yunani di Mediterania timur.

Perburuan cadangan gas dan minyak oleh Turki di perairan yang menjadi sengketa dengan Yunani itu, telah mendorong tensi panas dalam hubungan kedua negara anggota NATO tersebut.

Saat ketegangan memuncak, militer Turki memulai latihannya yang disebut "Badai Mediterania" dengan Komando Keamanan Siprus Turki, menurut Wakil Presiden Turki, Fuat Oktay yang disampaikannya dalam Twitter.

"Prioritas keamanan negara kami dan TRNC (Republik Turki Siprus Utara) sangat diperlukan, bersama dengan solusi diplomatik di Mediterania timur," kata Oktay dilansir dari Al Jazeera pada Senin (7/9/2020).

Kementerian pertahanan Turki juga mengunggah informasi di Twitternya bahwa latihan militer yang berlangsung hingga Kamis, untuk mencapai "keberhasilan".

Siprus terbagi antara selatan yang dikelola Siprus Yunani, negara anggota UE, dan Siprus Turki di utara.

Turki telah menempatkan puluhan ribu tentara di bagian utara pulau itu sejak invasi 1974, yang menyusul kudeta yang direkayasa oleh penguasa militer di Yunani.

Sementara, Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan dan Presiden Dewan Eropa Charles Michel telah membahas perkembangan di Mediterania timur pada Minggu selama diskusi dalam panggilan telepon.

Sumber: Kompas.com
Halaman 2/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved