Kamis, 16 April 2026

Luar Negeri

Penasihat Erdogan: Turki Mampu Jatuhkan 6 Jet Tempur Yunani Jika Terjadi Perang

Casin bahkan memberikan ancaman yang lebih serius, di mana dia menyatakan siapa pun yang berani mengusik hak Turki akan kehilangan nyawanya.

Editor: Faisal Zamzami
MiddleEast Observer
Jet tempur canggih buatan Rusia, MIG-29 

SERAMBINEWS.COM, ANKARA - Penasihat Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan sesumbar, negaranya bisa menembak jatuh 5 sampai 6 jet tempur Yunani jika terjadi perang.

Kepada televisi setempat, Mesut Hakki Casin mengklaim bahwa Athena meminta Perancis untuk mengirim kapal induk Charles de Gaulle ke Mediterania.

"Mereka melawan kami melalui jet tempur orang lain.

Kami akan menembak jatuh pesawat itu. Itu pertama.

Kedua, seperti yang dikatakan sekutu kami, Turki tak bisa dibungkam," kata Casin.

Casin bahkan memberikan ancaman yang lebih serius, di mana dia menyatakan siapa pun yang berani mengusik hak Turki akan kehilangan nyawanya.

"Presiden kami yang terkasih menyatakan tak ada yang boleh mengusik hak kami.

Jika ada yang berani mengusiknya, dia bakal mati," klaimnya.

Penasihat Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan, Mesut Hakki Casin, ketika memberikan keterangan kepada televisi setempat. Casin sesumbar Turki bisa menjatuhkan 5-6 jet tempur Yunani jika terjadi perang.(Twitter/Abdullah Bozkurt via Greek City Times)
Penasihat Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan, Mesut Hakki Casin, ketika memberikan keterangan kepada televisi setempat. Casin sesumbar Turki bisa menjatuhkan 5-6 jet tempur Yunani jika terjadi perang.(Twitter/Abdullah Bozkurt via Greek City Times)

Dikutip Greek City Times Senin (7/9/2020), penasihat Erdogan bidang luar negeri dan keamanan itu membanggakan angkatan bersenjata negaranya yang besar.

Casin menyatakan, militer mereka mempunyai jumlah personel terbanyak nomor delapan di dunia, dan ketiga di Organisasi Kerja Sama Atlantik Utara (NATO).

"Siapa yang berani meremehkan kami di Aegea dan Mediterania?

Apa Yunani ingin merasakan pukulan kami?

Mereka masih belum paham rupanya," ujar dia.

Dia bahkan mengejek Athena dengan peristiwa perebutan Smyrna pada 1922, di mana Yunani dibuat saling bunuh saat berusaha kabur ke lautan.

Selain itu, Casin juga melontarkan ancaman bahwa jika Ankara merasa jengah dengan tekanan yang mereka terima, maka mereka akan mengumandangkan perang.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved