Breaking News:

Berita Pidie Jaya

11 SKPK di Pidie Jaya Sudah Kumpulkan PAD 53 Miliar Lebih Hingga 31 Agustus 2020, Ini Rinciannya

Jumlah secara persentase 68,62 persen ini hingga 31 Agustus 2020 atau triwulan ketiga 2020.

SERAMBINEWS.COM/IDRIS ISMAIL
Kabid Pendapatan Badan Pengelolaan Keuangan Kabupaten (BPKK) Pidie Jaya, Safrizal SE MM, mengawasi stafnya yang sedang mencatat perolehan PAD dari SKPK di kabupaten itu, Rabu (9/9/2020). 

Jumlah secara persentase 68,62 persen ini hingga 31 Agustus 2020 atau triwulan ketiga 2020.  

Laporan Idris Ismail | Pidie Jaya 

SERAMBINEWS.COM, MEUREUDU - Sebanyak sebelas Satuan Kerja Perangkat Kabupaten (SKPK) di Pidie Jaya (Pijay) sudah mengumpulkan Pendapat Asli Daerah (PAD) Rp 53.402.179.445.83 dari target Rp 77.818.880.995.00.

Jumlah secara persentase 68,62 persen ini hingga 31 Agustus 2020 atau triwulan ketiga 2020.  

Plt Kepala Badan Pengelolaan Keuangan Kabupaten (BPKK) Pijay, Drs M Diwarsyah bersama Sekretaris, M Yusuf SE MM, menyampaikan hal ini kepada Serambinews.com Rabu (8/9/2020). 

Diwarsyah menyebutkan rincian sebelas SKPK pengumpul atau penyumbang PAD ini adalah adalah BPBK 74,84 % (Rp 10.709.745. 220.42) Baitu Mal 72,06 % (Rp 2.161.814.225.41).

Kemudian Dinas Kesehatan dan KB 47,96% (Rp 6.752.978.100.00) RSU 75,03 % (32.637.562.900.00).

Sempat Sembuh, Pasutri di Langsa Kembali Positif Covid-19, Ini Jumlah Total Positif Corona

Donor Darah Pemerintah Aceh Terus Berlanjut, Darah Sebanyak 4.461 Kantong Terkumpul

L300 Tabrak Pesepeda di Aceh Barat, Saat Melarikan Diri Hantam Sepmor, Mobil Avanza & Tempat Servis

Selanjutnya Dinas Pekerjaan Umum (PU) 19, 91 % (Rp 44808.000.00), Dinas Perhubungan 54,32 % (Rp 69.850.000.00).

Berikutnya Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan 69,14% (280 juta), Dinas Perkebunan dan Kehutanan 62,17 % (Rp 44.780.000.00), Dinas Kelautan dan Perikanan 123,27 % (Rp 30.389.000.00).

Selanjutnya Dinas Perindustrian, Perdagangan, dan Koperasi 36,83% (Rp 608 juta) dan terakhir Dinas Lingkungan Hidup (DLH) 19,76 persen (Rp 62.223.000.00).

"Kekurangan 24.416.701549.00 dari target diharapkan dalam rentang waktu lima bulan ke depan atau hingga per 31 Desember dapat tercapai," harap M Diwarsyah. (*)

Penulis: Idris Ismail
Editor: Mursal Ismail
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved