Banjir di Singkil
Dampak Jembatan Putus di Aceh Singkil, Sudah Isolasi Warga, Ratusan Ton Sawit Terancam Busuk
"Bisa busuk sawit kami, tidak bisa dijual," kata warga Lae Cikala yang berkumpul dekat jembatan putus.
Penulis: Dede Rosadi | Editor: Nurul Hayati
Jembatan Lae Cikala, sebelumnya sudah miring.
Kemudian Pemkab Aceh Singkil, melakukan perbaikan pada tahun ini.
Sayang, ketika proses pengerjaan sedang berlangsung datang banjir.
"Dampak bencana di Desa Persiapan Lae Cikala, jembatan penghubung antar desa putus," kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Aceh Singkil, Mohd Ichsan.
• Tokoh Nasional Disebut akan Gabung Partai Baru Amien Rais, Eks Pimpinan KPK hingga Mantan Panglima
Sementara Camat Suro Sumadi, menyatakan jembatan putus saat banjir tadi malam.
"Putusnya tadi malam saat banjir besar," jelasnya.
Sementara itu, banjir yang menggenang jalan Nasional Singkil-Subulussalam di kawasan Bulusema, Kecamatan Suro, Aceh Singkil, surut.
Kendaraan yang sepanjang malam tak bisa melintas akibat terhadang banjir, kini sudah kembali bisa melintas.
Warga yang tadi malam sempat mengungsi ke tempat lebih tinggi, juga sudah kembali ke rumah masing-masing.
Mereka membersihkan rumahnya dari sampah banjir.
Sejauh ini, banjir hanya menyisakan genangan kecil di areal pesawahan yang ada di belakang pemukiman.
Sebelumnya, puluhan rumah di Desa Bulusema, Kecamatan Suro, Kabupaten Aceh Singkil, terendam banjir, Selasa (8/9/2020) malam.
Banjir mulai naik sekitar pukul 19.40 WIB.
"Sekitar 65 rumah sudah tergenang banjir," kata Keuchik Bulusema, Hasiman.
Menurut Hasiman, rumah penduduk yang terendam banjir tersebar di dua dusun.
Masing-masing Dusun Tangga Besi dan Dusun Pesantren.
Lokasi kedua dusun tersebut berdekatan dengan pinggir sungai Bulusema yang meluap akibat hujan deras. (*)
• Banjir Aceh Singkil, Jembatan Putus
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/jembatan-menuju-desa-lae-cikala-kecamatan-suro-aceh-singkil-jatuh-ke-sungai-akibat-banjir.jpg)