TOPIK
Banjir di Singkil
-
Sejumlah sekolah di Singkil, ibu kota Kabupaten Aceh Singkil, turut tergenang air banjir, Selasa (15/10/2024).
-
Warga taruh pohon sawit di lubang jalan tersebut. Hal itu sebagai penanda, agar kendaraan yang melintas tidak terperosok masuk ke dalam lubang.
-
Air bah datang, saat warga sedang bersiap menghadapi datangnya Bulan Ramadhan.
-
Di Sianjo-anjo, sepeda motor yang memaksa melintas banyak mogok di tengah jalan.
Warga dan personel kepolisian yang berada di lokasi membantu...
-
Kendaraan roda dua dan empat masih bisa melintas. Walaupun setelahnya ada yang mogok.
-
Jalan tersebut terendam akibat air sungai Singkil yang berada di belakang permukiman penduduk Teluk Rumbia itu meluap.
-
Rendaman air mengarah ke wilayah hilir sungai. Dengan naiknya air di sekitar Handel, Gunung Meriah, Rabu (9/9/2020) siang.
-
Menggotong sepeda motor dilakukan kaum lelaki melalui titian kayu, antar tepi sungai dengan jembatan rangka baja yang ada di dasar sungai.
-
"Bisa busuk sawit kami, tidak bisa dijual," kata warga Lae Cikala yang berkumpul dekat jembatan putus.
-
"Dampak bencana di Desa Persiapan Lae Cikala, jembatan penghubung antar desa putus," kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD)
-
"Banjir sudah surut," kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Aceh Singkil, Mohd Ichsan.
-
Menurut Hasiman, rumah penduduk yang terendam banjir tersebar di dua dusun.
-
Sebab selain ketinggiannya mencapai sebetis dewasa. Arus banjir juga sangat deras.
-
Banjir yang menggenangi badan jalan di Bulusema, akibat hujan deras di daerah itu yang mengakibatkan meluapnya air sungai Bulusema
-
Danau Anak Laut yang tersambung dengan laut meluap akibat pasang besar, dan
air masuk ke permukiman karena tanggul Danau Anak Laut jebol.
-
Sehari-hari warga ibu kota Kabupaten Aceh Singkil, yang rumahnya tergenang hanya bisa pasrah menunggu air surut.
-
Kepala Desa Buluseuma, Hasiman mengatakan, selain badan jalan, banjir juga merendam rumah penduduk dan masjid setempat.
-
Menurut Hanan, banjir di Lae Bangun, sempat menjebak dirinya yang baru melaksanakan Musrembang tingkat desa yang dilaksanakan sore hari.
-
Banjir datang dadakan, mengejutkan. Bisa dikatakan banjir bandang," kata Camat Suro, Abd Hanan.
-
Berdasarkan data sementara di Buluseuma tercatat 57 keluarga mengungsi karena rumahnya terendam banjir.
-
"Demi keamanan, korban banjir sudah diarahkan mengungsi. Mengingat kondisi malam hari," kata Abd Hanan, melalui sambungan telepon.
-
Amatan Serambinews.com, ketinggian air menggenangi badan jalan mencapai satu meter.
© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved