Update Corona di Nagan Raya
Lagi, Seorang Pasien Probable Covid-19 Meninggal Dunia di Nagan Raya
"Seorang pasien probable meninggal dunia di RSUD. Dikebumikan protokol kesehatan," katanya.
Penulis: Rizwan | Editor: Nurul Hayati
Pasien dibawa ke RSUD dan ketika diperiksa dengan rapid test hasilnya reaktif.
"Sehingga dikebumikan melalui protokol kesehatan di pemakaman desa. Untuk sampel swab sudah dikirim ke Balitbangkes Aceh," katanya.
Hal sama juga dikatakan anggota gugus tugas penanganan Pemkab Nagan Raya, Ika Suhanas secara terpisah, Rabu (9/9/2020).
"Seorang pasien probable meninggal dunia di RSUD. Dikebumikan protokol kesehatan," katanya.
Menurut Ika, almarhum sudah diswab ketika dirawat di RSUD dan hasil rapid test reaktif.
Pasien kelima
• Ini Perkembangan Terkini Persiapan PMB Secara Tatap Muka di Lhokseumawe
Sementara itu, data diperoleh Serambinews.com dari gugus tugas Pemkab Nagan Raya menjelaskan, pasien probable yang meninggal dunia terbaru ini merupakan yang kelima ketika dirawat di RSUD SIM.
Lima orang tersebut, merupakan hasil rapid test semuanya reaktif dan dikebumikan melalui prokes.
Rinciannya adalah dua orang sudah keluar swab positif, satu orang tidak sempat swab, dan seorang masih menunggu hasil swab, serta terakhir ini juga menunggu hasil swab.
Selain pasien probable, data gugus tugas menjelaskan, hingga kini jumlah warga Nagan Raya meninggal dunia positif disertai penyakit penyerta sebanyak 7 orang.
Total yang positif hasil swab untuk Nagan Raya hingga Rabu pagi tercatat 44 orang.
"Untuk data yang positif 44 orang. Dari jumlah itu sebanyak 7 orang meninggal positif," kata anggota gugus tugas Pemkab Nagan Raya, Ika Suhannas.
Ika yang juga Kepala Inspektorat Nagan Raya kembali meminta masyarakat, untuk selalu menerapkan protokol kesehatan.
"Mari kita selalu mengunakan masker sebagai pencegahan di manapun kita berada," ajaknya. (*)
• Lagi, Seorang Pasien Positif Covid-19 asal Aceh Utara Meninggal
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/pasien-positif-covid-19-ketika-pemakaman-melalui-prokes-di-sebuah-desa-di-kecamatan-tadu-raya.jpg)