Update Corona di Subulussalam
Update 9 September - Bertambah 5 Orang Positif Covid-19 di Subulussalam, Seorang Meninggal Dunia
Kasus orang positif Covid-19 di Kota Subulussalam, Kamis (9/9/2020) hari ini kembali bertambah lima orang. Total menjai 23 kasus positif.
Penulis: Khalidin | Editor: Safriadi Syahbuddin
Dari 18 kasus positif covid-19, sebanyak tiga orang dilaporkan meninggal dunia 8 orang sembuh dan tiga dalam masa karantina.
Penambahan kasus ini diyakini akan terus terjadi lantaran beberapa pasien yang meninggal dunia difardhu kifayahkan tanpa protokol kesehatan.
Seperti yang terjadi pada pasien berinisial R yang meninggal Rabu pekan lalu serta pasien berinsial S meninggal, Selasa (2/9/2020).
Keduanya meninggal dunia sebelum hasil Swab dari Laboratorium Unsyiah keluar.
“Dengan bertambahnya kasus covid-19 dI kota subulussalam trend grafiknya terus meningkat,” kata Baginda.
• Pemandangan Mengerikan Penjara Paling Berbahaya Di Dunia, Isinya Geng Kriminal dan Pembunuh Bayaran
• Rutin Makan 2 Siung Bawang Putih Campur Madu Selama Seminggu, Ini Keajaiban yang Terjadi Pada Tubuh
• PNS Cari Jodoh Ngaku Masih Perawan, Minta Mahar Sejumlah Umur Hingga Mobil Usai Malam Pertama
Lantaran itu, selaku gugus tugas Covid-19, Baginda mengimbau semua komponen masyarakat untuk bersama-sama dan bergotong royong saling mengingatkan.
Warga diminta untuk selalu menerapkan protokol kesehatan, memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, dan menghindari kerumunan.
Dia menyatakan dalam keadaan darurat diharapkan semua pihak untuk bisa menjaga suasana yang sejuk dan damai tidak perlu menghujat.
Baginda mengingatkan semua komponen tidak membuat hal-hal bersifat memaki dan menyalahkan siapapun. Karena pemerintah saat ini sedang berbuat dalam menangani covid-19.
Baginda meminta semua pihak dapat secara bersama-sama untuk mencegah penularan covid-19 melalui mendisiplinkan diri.
Seperti menjaga kesehatan diri, menjaga imunitas dan tetap mendekatkan diri kepada Allah Swt.
“kita jangan panik, jangan takut berlebihan atau sebaliknya takabbur atau sombong namun kita harus berupaya dan berikhtiar sebagai upaya kita insan yang lemah,” ujarnya.
Untuk kedua kalinya pasien positif Covid-19 di Kota Subulussalam dimakamkan tanpa melalui protokol kesehatan (Prokes).
Hal itu disampaikan Juru Bicara Gugus Tugas Covid-19 Kota Subulussalam Baginda Nasution, kepada Serambinews.com, Jumat (4/9/2020).
Pasien positif Covid-19 yang meninggal dunia dan proses fardhu kifayahnya tanpa protokol kesehatan berinsial S, warga Kecamatan Simpang Kiri.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/kepala-dinas-kesehatan-subulussalam.jpg)