Breaking News:

Berita Abdya

Kerusakan Irigasi di Susoh dan Blangpidie Abdya Mulai Ditangani Darurat, Ini Harapan Petani

Kerusakan parah saluran irigasi di beberapa titik wilayah Kecamatan Blangpidie dan Susoh, Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya), akibat diterjang banjir

Penulis: Zainun Yusuf
Editor: Muhammad Hadi
SERAMBINEWS.COM/ZAINUN YUSUF
Saluran irigasi lokasi tepi jalan Desa Kuta Bahagia (Paya), Kecamatan Blangpidie, ambruk sekitar 15 meter diterjang banjir luapan Krueng Susoh/Krueng Beukah, Senin malam lalu, sudah ditangani secara darurat, Minggu (13/9/2020). Supali air kebutuhan air sawah mulai lancar kembali, meskipun saluran dalam kondisi darurat. 

Sebab, saluran irigasi tersebut bukan saja berfungsi memasok kebutuhan air sawah kawasan Desa Kuta Bahagia, Blangpidie, melainkan kebutuhan air sawah  kawasan Desa Pawoh dan Padang Baru, Kecamatan Susoh.

“Jika saluran irigasi itu kembali terganggu, maka dampaknya sangat besar terhadap kami (petani) kawasan Susoh,” ungkap Safrizal.

Bupati Bener Meriah: Dewan Dapil IV Wajib Kawal Proyek Multiyears, Kalau Tidak Jangan Balik Kampung

Diberitakan banjir luapan Krueng Beukah/Krueng Susoh terjadi Senin (31/8/2020) malam lalu, mengakibatakan kawasan Kecamatan Susoh, terutama Desa Padang Baru, Pawoh dan Pulau Kayu dilanda banjir.

Banjir luapan itu juga menerjang kawasan Desa Kuta Bahagia (Paya) Blangpidie.     

Selain merusak sarana pengairan, banjir luapan merendam ratusan rumah warga termasuk kantor pemerintah dan gedung sekolah di kawasan Kecamatan Susoh, terutama di Desa Padang Baru terendam banjir berwarna kuning.

Penyebab bajir luapan sungai Krueng Beukah/Krueng Beukah yang begitu parah diduga karena pembangunan tanggul pengaman tebing sungai di Desa Kuta Bahagia dibangun tahun lalu, tidak tepat lokasi.

“Penyebabnya diduga tidak tepat lokasi pembangunan tanggul pengaman tebing dari batu gajah dibangun tahun lalu di Kuta Bahagia,” kata Bujang, salah seorang warga Pawoh, Susoh.

Dikatakan salah lokasi karena tanggul pengaman tebing sungai tersebut dibangun tidak tersambung atau menyatu dengan tanggul batu gajah yang sudah dibangun sampai lokasi Pasar Modern.

Viral Rekaman Pengunjung Restoran Selamatkan Anak dari Penculikan, Ibu dan Anak Menjerit

“Karena pekerjaan tanggul tak dimulai dari ujung tanggul batu gajah yang sudah dibangun, melainkan melompat ke lokasi tebing lokasi Kuta Bahagia, maka terjadi tebing atau ruang terbuka sepanjang ratusan meter.

Ketika sungai meluap, maka banjir menorobos melalui ruang terbuka itu langsung menerpa pemukiman warga sampai ke kawasan Kecamatan Susoh,” papar Bujang.

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved