Breaking News:

Luar Negeri

Kuburan Massal Ditemukan, Berisi 7 Mayat, Diduga Dibunuh Terkait Sekte Agama Cahaya Baru Ilahi

Kuburan tersebut berada cukup jauh dari pemukiman warga, yaitu di kawasan terpencil harus mendaki pegunungan dan berada dekat sungai.

PANAMA PUBLIC PROSECUTOR via BBC INDONESIA
Para penyidik harus mendaki gunung selama 10 jam untuk mencapai kuburan massal yang terletak di lokasi terpencil Panama, dan diduga terkait dengan sekte agama Cahaya Baru Ilahi. (PANAMA PUBLIC PROSECUTOR via BBC INDONESIA) 

SERAMBINEWS.COM, NGABE-BUGLE - Penemuan sebuah kuburan massal di wilayah adat Ngäbe-Buglé, Panama cukup menghebohkan.

 Kuburan massal tersebut berisi tujuh mayat dengan kondisi cukup mengenaskan.

Kuburan tersebut berada cukup jauh dari pemukiman warga, yaitu di kawasan terpencil harus mendaki pegunungan dan berada dekat sungai.

Polisi di Panama sedang menyelidiki kuburan massal itu.

Polisi meyakini kuburan ini berisi mayat orang-orang yang dibunuh oleh sekte agama.

Para penyidik mengawasi pemindahan sisa tulang-belulang dari lokasi tersebut, yang terletak di wilayah adat Ngäbe-Buglé.

Pada Januari, sebuah kuburan berisi tujuh jenazah ditemukan tak jauh dari sana.

 Para korban dikaitkan dengan satu sekte agama yang diyakini melakukan pengusiran setan dengan cara kekerasan.

Singgah di Pendopo Wali Kota, Plt Gubernur Diminta Angkat Putra Subulussalam Jadi Pejabat Provinsi

Bendungan Karet Bocor, Pasokan Air 6 Kecamatan tak Normal, Begini Kata Direktur PDAM Tirta Mountala

Jaksa penuntut umum Azael Tugri mengatakan, para penyidik harus mendaki gunung selama 10 jam untuk mencapai kuburan massal itu.

Karena keberadaannya cukup jauh dari pemukiman yang berada di dekat sungai.

Halaman
12
Editor: faisal
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved