Selasa, 5 Mei 2026

Berita Aceh Besar

Bendungan Karet Bocor, Pasokan Air 6 Kecamatan tak Normal, Begini Kata Direktur PDAM Tirta Mountala

Suplai Air bersih ke para pelanggan PDAM Tirta Mountala Aceh Besar di enam Kecamatan belum normal...

Tayang:
Penulis: Asnawi Luwi | Editor: Jalimin
For Serambinews.com
Direktur PDAM Tirta Mountala Aceh Besar, Ir Sulaiman. 

Laporan Asnawi Luwi | Aceh Besar '

SERAMBINEWS.COM, JANTHO  - Suplai Air bersih ke para pelanggan PDAM Tirta Mountala Aceh Besar di enam Kecamatan belum normal.

"Enam kecamatan pasokan suplai air bersih terganggu di Aceh Besar, " ujar Direktur PDAM Tirta Mountala Aceh Besar, Ir Sulaiman kepada Serambinews.com, Selasa (15/9/2020).

Kata dia, pasokan air bersih terganggu akibat bocor bendungan karet Krueng Aceh di Lambaro, Aceh Besar.

Kebocoran bendungan karet itu telah berulangkali diperbaiki. Namun, kembali bocor. Bahkan, kebocorannya berpindah-pindah dari satu titik ke titik yang lain.

Bendungan karet bocor sejak tahun 2014 sampai sekarang. Namun, kebocorannya bertahap-tahap dan berpindah-pindah dari satu titik ke titik yang lainnya.

Kata Sulaiman, bendungan karet di Krueng Aceh di Lambaro ini kondisinya sudah sangat memprihatinkan dan tidak layak dipakai, karena telah puluhan tahun lamanya.

"Saya berharap bendungan karet tersebut agar diganti dengan pipa karet yang tebal berlapis besi agar bendungan karet tersebut mampu bertahan lama.,"katanya.

Menurut dia, akibat kebocoran bendungan karet tersebut, 17.000 pelanggan PDAM Tirta Mountala Aceh Besar yang tersebar di enam kecamatan terganggu pasokan suplai air bersih.

"Kondisi pada kran air pelanggan kecil dan macet-macet. Pasokan air  normal sewaktu-waktu ketika musim penghujan air di Krueng Aceh Besar,"katanya.

Adapun para pelanggan tersebut di enam kecamatan meliputi Kecamatan Ingin Jaya, Kecamatan Krueng Barona Jaya.

Kecamatan Kuta Baro, Kecamatan  Darussalam.

Selanjutnya, Kecamatan Baitussalam dan Kecamatan Mesjid Raya.

Selama ini, menurut Sulaiman, instalasi pengolahan air baru Krueng Aceh tersebut menyedot air baku dari pengolahan Water Treatment Plant (WTP) Siron dan instalasi pengolahan air terbaru atau WTP di Pasi Lamgarot, Kecamatan Ingin Jaya, Aceh Besar. Keduanya mampu mensuplai air 240 liter perdetik.

Untuk WTP Siron menyedot air 140 liter perdetik dan WTP Pasi Lamgarot 100 liter/detik. Namun, saat ini, akibat bendungan karet Krueng Aceh di Lambaro bocor,  suplai air bersih ke pelanggan tak maksimal.(*)

PSG Beri Dukungan ke Neymar Setelah jadi Korban Rasisme Gonzales hingga Diganjar Kartu Merah

Kasus Positif Covdi-19 di Subulussalam Meningkat, Semua Kecamatan Terpapar Corona

Sempat Kontroversi, Pirlo Akhirnya Sah Jadi Pelatih Kepala Juventus, Kantongi Lisensi UEFA Pro

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved