Update Corona di Banda Aceh
Keluar dari Zona Merah, Banda Aceh Catat 43 Kasus Baru Pasien Positif Covid-19
Kata dia, pasien positif Covid-19 di Banda Aceh terbanyak Kecamatan Kuta Alam mencapai 189 orang, Kecamatan Syiah Kuala 179 orang.
Penulis: Asnawi Luwi | Editor: Ansari Hasyim
Laporan Asnawi Luwi |Banda Aceh
SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Pasien terkonfirmasi positif Covid-19 di Banda Aceh hingga Kamis (17/9/2020) bertambah 43 orang.
Dengan demikian total pasien positif Covid-19 di Banda Aceh mencapai 923 orang yang tersebar di 9 kecamatan di Banda Aceh.
Sehari sebelumnya pada Rabu (16/9/2020) pasien positif Covid-19 di Banda Aceh 880 orang dan yang meninggal dunia 37 orang.
"Hari ini bertambah 43 pasien positif Covid-19 dan meninggal 38 orang," ujar Kepala Dinas Kesehatan Kota Banda Aceh, Lukman SKM MKes kepada Serambinews.com, Kamis (17/9/2020).
Kata dia, pasien positif Covid-19 di Banda Aceh terbanyak Kecamatan Kuta Alam mencapai 189 orang, Kecamatan Syiah Kuala 179 orang.
• 60 Warga di Ulee Lheue Terjaring Razia tak Gunakan Masker Disanksi Nyanyikan Lagu Indonesia Raya
• Bagi Masker dan Kampanye Kesehatan Meriahkan Harhubnas di Bandara CND Nagan Raya
• Kondisi Jalan di Beutong Rusak Parah, Warga Minta Pemerintah Aceh Segera Lakukan Penanganan
Kecamatan Ulee Kareng 108 orang, Kecamatan Lueng Bata 99 orang.
Selanjutnya, dari Kecamatan Lueng Bata 99 orang dan Kecamatan Baiturrahman 99 orang.
Sementara itu, Kecamatan Jaya Baru 87 orang, Meuraxa 36 orang dan Kecamatan Kuta Raja 27 orang.
Pemko Banda Aceh telah menerapkan Prokes Covid-19 dan bagi pelanggar Prokes Covid-19 diberikan sanksi denda, sanksi sosial dan sanksi administratif.
Lukman menyebutkan masyarakat harus sadar dan disiplin ketika ke luar rumah harus memakai masker, menjaga jarak fisik, jarak sosial dan mencuci tangan pakai sabun atau hand sanitizer.
Menurut dia, saat ini Banda Aceh telah keluar dari zona merah dan berada pada zona orange.
Lukman mengimbau kepada masyarakat agar mengikuti protokol kesehatan Covid-19 guna mencegah penyebaran virus corona di pedesaan di Banda Aceh.
"Pakailah masker untuk melindungi diri, keluarga dan orang lain dari wabah corona," imbuhnya.
Menueutnya saat ini penyebaran virus corona di pedesaan di Banda Aceh telah berada pada kluster keluarga dan masyarakat.
"Virus corona telah nyata dan bukan lagi berada pada luar daerah, makanya kita harus disiplin dengan mematuhi Perwal Nomor 51 tahun 2020 tentang Prokes Covid-19," kata Lukman.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/kadiskes-kota-banda-aceh-lukman-skm-mkes-bicara-corona.jpg)