Kamis, 21 Mei 2026

Aceh Besar Lawan Covid

Menjaga Ketahanan Pangan di Tengah Pandemi, Aceh Besar Bersiap Panen Raya

Setelah lima bulan, Aceh Besar siap menanti panen raya musim tanam gadu 2020 yang akan dilaksakan akhir bulan ini.

Tayang:
Penulis: Muhammad Nasir | Editor: Taufik Hidayat
Humas Pemkab Aceh Besar
Bupati Aceh Besar Mawardi Ali 

Laporan Muhammad Nasir | Aceh Besar

SERAMBINEWS.COM, JANTHO – Sejak awal Pandemi Covid-19 merebak hingga ke Aceh, Pemkab Aceh Besar langsung mengambil langkah cepat, selain pencegahan dan jaringan pengamanan sosial, mereka juga melaksakan program penguatan pangan.

Kini setelah lima bulan, Aceh Besar siap menanti panen raya musim tanam gadu 2020 yang akan dilaksakan akhir bulan ini.

Sebanyak 8 ribu hektar sawah yang tersebar di sejumlah kecamatan dalam kabupaten tersebut siap panen.

Kala pandemi  Covid-19 merebak ke sejumlah negara dan meruntuhkan ekonomi, dunia diwarning mengenai ancaman krisis pangan.

Bupati Aceh Besar, Ir H Mawardi Ali memahami jika wilayahnya memiliki potensi besar dalam pertanian dan pihaknya pun mempersiapkan diri untuk mengantisipasi ancaman krisis dunia ini.

Akhirnya dengan mengandeng pihak TNI, Pemkab Aceh Besar mengajak petani untuk turun ke sawah.

Pemkab memberikan bibit gratis dan biaya bajak sawah digratiskan, yang pelaksanaan pembajakan bekerjasama dengan TNI.

Bupati Mawardi Ali menjelaskan, dari 8 ribu sawah siap panen tersebut, sebanyak 5.500 hektar merupakan program tanam gadu Pemkab Aceh Besar, lalu 500 hektar program IP300 yang dijalankan Dinas Pertanian Aceh, sedangkan sisanya 2 ribu hektar merupakan lahan yang dikelola mandiri oleh petani.

“Kita pemerintah sangat berterima kasih sekali kepada para petani, karena di tengah pandemi ini mereka bersungguh-sungguh melaksanakan pertanian, khususnya menama padi di sawah. Hasilnya juga sangat menggembirakan.

Rencananya panen raya akan dilaksanakan pada 30 september nanti, dan akan dihadiri oleh Menteri pertanian RI, Dr Syahrul Yasin Limpo.

Bupati Mawardi, selama ini produksi gabah Aceh Besar dipasok untuk kebutuhan masyarakat di Aceh Besar, Banda Aceh, dan Sabang. Meskipun memenuhi kebutuhan tiga wilayah, namun biasanya produksi tetap surplus.

Dalam panen kali ini, ia berharap petani memiliki lumbung di desa masing-masing, tujuannya supaya gabah produksi Aceh ini tidak dibawa ke Sumatera Utara.

Ia berharap, dengan panen besar ini Aceh Besar akan terhindar dari krisis pangan.(*)

Persiraja Kalahkan Sinar Putra 2-1, Gol Dicetak Dybal dan Vanderlei

Ini Jumlah Denda Bagi Warga yang ke Luar Rumah tanpa Masker

Yamaha Nmax Kontra Mobil Honda Brio di Jalinsum Desa Aramiah Aceh Timur, Satu Orang Meninggal Dunia

Ada Paket Toyota Sienta Tampil Lebih Agresif dan Sporty dari Mz Speed

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved