Amerika Serikat Blokir Tiktok, WeChat dan Huawei, China Langsung Membalas

AS mengatakan pada Jumat (18/9/2020) akan melarang aplikasi perpesanan WeChat dan aplikasi berbagi video TikTok dari toko-toko AS mulai Minggu (20/9)

Editor: Muhammad Hadi
via sosok.id
Trump beri waktu 45 hari ke China agar aplikasi TikTok dijual ke Microsoft 

SERAMBINEWS.COM - Kementerian Perdagangan China pada Sabtu (19/9/2020) mengeluarkan aturan tentang daftar "entitas yang tidak bisa diandalkan", bagian dari keretakan yang semakin intensif dengan Amerika Serikat (AS).

Mengutip Reuters, lewat daftar tersebut, Kementerian Perdagangan China akan menargetkan perusahaan asing dan individu yang membahayakan kedaulatan dan keamanan China.

Setelah Pemerintahan Presiden Donald Trump memberlakukan tarif tambahan atas barang-barang China dan pembatasan pada Huawei Technologies tahun lalu.

Sudah Berdamai, Bahrain dan UEA Mulai Ucapkan Selamat Tahun Baru Kepada Bangsa Yahudi

China berjanji untuk membuat daftar yang bertujuan untuk menghukum perusahaan asing yang dianggap berbahaya bagi kepentingan China.

Hanya, daftar tersebut belum dipublikasikan.

AS mengatakan pada Jumat (18/9/2020) akan melarang aplikasi perpesanan WeChat dan aplikasi berbagi video TikTok dari toko-toko AS mulai Minggu (20/9) malam.

Harga Emas Turun, Cek Rincian Harga Emas Hari Ini

Ini sebuah langkah yang akan memblokir orang negeri Paman Sam untuk mengunduh platform milik China karena kekhawatiran mereka menimbulkan ancaman keamanan nasional.

Menurut Kementerian Perdagangan China, daftar itu menargetkan perusahaan asing dan individu yang melanggar transaksi pasar normal di negeri tembok raksasa, mengganggu kesepakatan dengan perusahaan Tiongkok, atau melakukan tindakan diskriminatif terhadap perusahaan China.

Pada Mei lalu, tabloid yang dikelola Pemerintah China, Global Times, melaporkan, daftar tersebut akan menargetkan perusahaan AS, seperti Apple, Cisco Systems, Qualcomm, sambil menangguhkan pembelian pesawat Boeing.

Kementerian Perdagangan China menyebutkan, daftar itu akan membantu "menjaga kedaulatan nasional, kepentingan keamanan dan pembangunan, memelihara tatanan ekonomi dan perdagangan internasional yang adil dan bebas, dan melindungi hak dan kepentingan yang sah dari perusahaan China, organisasi atau individu lain".

Suami Peluk Istri di Jalan Akibat Meninggal Dilindas Truk, Kini Sendirian Rawat Bayi 7 Bulan

Pihak berwenang China akan membentuk mekanisme kerja dan kantor untuk membantu melaksanakan pekerjaan yang terkait dengan daftar tersebut, Kementerian Perdagangan China menambahkan. 

Selain itu, Kementerian Perdagangan China mengungkapkan, Tiongkok juga akan melarang perusahaan asing masuk daftar sebagai entitas yang tidak dapat diandalkan untuk terlibat dalam impor, ekspor, dan investasi di negaranya.

Perusahaan asing bisa dikeluarkan dari daftar jika mereka memperbaiki perilaku dan mengambil langkah untuk menghilangkan konsekuensi dari tindakan mereka, kata Kementerian Perdagangan China.

Wanita Cantik Berpakaian Seksi Ini Dihukum Karena tak Pakai Masker, Sanksinya Tuai Pro Kontra

Artikel ini telah tayang di Kontan.co.id dengan judul Balas AS, China keluarkan daftar perusahaan asing yang bahayakan keamanan Tiongkok

Sumber: Kontan
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved