Video
VIDEO Mengenal Sosok Kek Carwani Sang Pawang Harimau Sumatera dari Aceh
Sejak tahun 1945 hingga tahun 2007 ia mengaku kerap menjelajahi hutan untuk mengusir dan menangkap harimau yang berkonflik dengan manusia.
Laporan Yulham | Aceh Barat
SERAMBINEWS.COM, MEULABOH - Pawang harimau yang bernama Sarwani Sabi (83) alias kek Carwani kecil sudah mulai bergelut dengan raja rimba.
Kakek ini lahir pada tahun 1937 di Peunia, Kecamatan Kaway 16, Aceh Barat.
Saat ini kakek Carwani menetap di rumah bantuan bersama istrinya Janisah di Desa Blang Sibitong, Kecamatan Bubon, Aceh Barat.
Sejak tahun 1945 hingga tahun 2007 ia mengaku kerap menjelajahi hutan untuk mengusir dan menangkap harimau yang berkonflik dengan manusia.
Menurut kakek Carwani, jika seseorang berjumpa harimau, kuncinya jangan lari dan membelakanginya, karena menurut pengalaman beliau harimau akan menerkam.
Kakek Carwani menambahkan, gunakan kayu atau ranting untuk memukul semak-semak atau pohon sebagai tanda agar harimau menjauhi manusia.
Saat ini, kakek Carwani bekerja di daerah Padang Sikabu pada kebun sawit dan tetap mengabdi menjadi pawang Harimau di Balai Konservasi sumber Daya Alam (BKSDA) Aceh.
Kesehariannya di usia senja, kakek Carwani banyak menggunakan waktunya untuk hidup bersosial dengan masyarakat.
Kakek Carwani tidak tamat sekolah dasar dan hanya sampai kelas dua, ia lebih memilih ikut abang ayahnya yang bernama Toke Agam untuk masuk hutan sebagai pawang harimau.
Sang pawang harimau ini memiliki lima anak laki laki yang semuanya sudah berkeluarga. Ia juga menurunkan bakat menjinakkan harimau kepada anak-anaknya agar ada generasi penerus dirinya.
• VIDEO - Dikenal Sebagai Pawang Harimau, Begini Aksi Kek Carwani menaklukan Si Raja Hutan
• VIDEO - Kisah Sarwani di Aceh, Turun Temurun Jadi Pawang Harimau