Breaking News:

Berita Malaysia

Anwar Ibrahim Gagal Batalkan Gugatan yang Menantang Pengampunannya Dua Tahun Lalu

Ia mengatakan, Yang di-Pertuan Agong saat itu menjalankan fungsinya sebagai Cabang Pelaksana saat memberikan pengampunan kepada Anwar.

AFP/ROSLAN RAHMAN
Anwar Ibrahim (70), saat diwawancarai di kediamannya di Kuala Lumpur, Kamis (17/5/2018), setelah dibebaskan dari penjara. 

SERAMBINEWS.COM, KUALA LUMPUR – Presiden Partai Keadilan Rakyat (PKR) Datuk Seri Anwar Ibrahim dan Dewan Pengampunan gagal membatalkan gugatan yang diajukan oleh pengacara yang menantang keabsahan grasi penuh (pengampunan) yang diberikan kepada Anwar dua tahun lalu.

Hakim Datuk Akhtar Tahir memutuskan bahwa Mohd Khairul Azam Abdul Aziz, sebagai masyarakat dan pengacara, memiliki hak hukum atau locus standi untuk mengajukan gugatan.

Ia mengatakan, Yang di-Pertuan Agong saat itu menjalankan fungsinya sebagai Cabang Pelaksana saat memberikan pengampunan kepada Anwar.

Karena itu, menyangkut prosedur dan hukum.

"Jika melibatkan kekuasaan Eksekutif, mengapa tidak disidangkan dan diadili di pengadilan?" dia berkata, seperti dikutip media Malaysia, Berita Harian Online.

Akhtar mengatakan, bukan kasus gugatan awal yang bisa dihentikan pada tahap ini.

Sementara itu, Pengacara Mohamed Haniff Khatri Abdullah yang mewakili Khairul Azam saat ditemui wartawan mengatakan, dalam putusannya, hakim menilai ada masalah yang perlu diadili.

Dia mengatakan pengadilan juga menemukan bahwa tidak ada halangan bagi pengadilan untuk mendengarkan kelayakan dari kasus tersebut.

Karena yang digugat adalah nasihat yang diberikan oleh Dewan Pengampunan kepada Yang di-Pertuan Agong.

Dalam gugatan awal yang diajukan pada 26 Februari, Khairul Azam mengatakan, setelah dua hari pemerintahan baru terbentuk, Perdana Menteri saat itu, Tun Dr Mahathir Mohamad, dalam konferensi pers pada 11 Mei 2018, mengumumkan Yang di-Pertuan Agong setuju untuk memberikan pengampunan penuh kepada Anwar.

Halaman
123
Editor: Zaenal
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved