Senin, 27 April 2026

Berita Aceh Timur

Gedung Karantina Pasien Corona di Aceh Timur Sudah Kosong Selama Tiga Minggu, Mengapa Bisa?

Gedung SKB di Kecamatan Idi Timur, Aceh Timur yang menjadi tempat karantina pasien positif Covid-19, sudah sekitar tiga minggu kosong.

Penulis: Seni Hendri | Editor: Saifullah
For Serambinews.com
Jubir Gugus Tugas Covid-19 Aceh Timur, Edi Gunawan 

Laporan Seni Hendri | Aceh Timur

SERAMBINEWS.COM, IDI - Gedung SKB di Kecamatan Idi Timur, Aceh Timur yang menjadi tempat karantina pasien positif Covid-19, sudah sekitar tiga minggu kosong karena tidak ditempati.

Begitu juga dengan guest house Pendopo Bupati Aceh Timur yang menjadi tempat karantina untuk dokter dan petugas medis yang terpapar virus corona, juga tampak kosong.

Padahal, pasien positif Covid-19 di Aceh Timur masih ada, dan hingga Senin (21/9/2020) hari ini, berjumlah sembilan orang.

“Iya, sudah sekitar tiga minggu, gedung SKB tidak ada pasien karantina. Karena warga yang positif Covid-19 di Aceh Timur saat ini memilih karantina di rumahnya masing-masing,” ungkap Jubir Gugus Tugas Penanganan dan Pencegahan Covid-19 Aceh Timur, dr Edi Gunawan kepada Serambinews.com, Senin (21/9/2020).

“Begitu juga guest house Pendopo Bupati, sudah sekitar sebulan kosong. Guest house pendopo bupati baru ditempati apabila ada petugas kesehatan terpapar corona dan membutuhkan isolasi mandiri, karena tidak memungkinkan isolasi mandiri di rumahnya,” ungkap dr Edi.

Mendagri Usul Revisi PKPU, Cegah Potensi Kerumunan Massa Saat Pilkada 2020

Lima Terdakwa Kasus Penyelundupan Bawang Merah Ikuti Sidang Secara Online, Segini Tuntutan JPU

VIDEO Bupati Simeulue dan Wakil Positif Corona, Pelayanan Tetap Berjalan Normal

Ia menerangkan, gedung SKB tersebut diaktifkan untuk tempat karantina pasien positif Covid-19, sejak Jumat (20/8/2020) lalu.

Namun, terakhir gedung SKB ditempati empat pasien positif Covid-19 pada 31 Agustus 2020. Setelah 14 hari menjalani isolasi mandiri, empat pasien tersebut dinyatakan sembuh.

“Gedung SKB baru ditempati bagi warga yang kontak erat tanpa APD (alat pelindung diri) dengan pasien positif Covid-19, dan di rumahnya tidak memungkinkan dilakukan isolasi mandiri,” terangnya.

Pada bagian lain, dr Edi menyebutkan, hingga Senin (21/9/2020) hari ini, jumlah warga Aceh Timur yang dinyatakan positif Covid-19, sebanyak 9 orang.

Rinciannya, sebanyak 7 orang menjalani isolasi mandiri di rumah masing-masing berdasarkan permintaan sendiri, satu orang dirawat di RSUD dr Zubir Mahmud, dan satu lagi dirawat di RS Hermina Medan.(*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved