Breaking News:

UPDATE CORONA DI SIMEULUE

Poliklinik di RSUD Simeulue Kembali Buka, Ini Imbauan Direktur Farhan, Besuk Pasien Ditiadakan

Dikatakan, setiap pasien yang datang ke poliklinik RSUD Simeulue juga tetap harus mengikuti protokol kesehatan.

For Serambinews.com
Direktur RSUD Simeulue, drg Farhan 

Dikatakan, setiap pasien yang datang ke poliklinik RSUD Simeulue juga tetap harus mengikuti protokol kesehatan.

Laporan Sari Muliyasno I Simeulue

SERAMBINEWS.COM, SINABANG - Poliklinik di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Simeulue, yang sempat tutup dua hari, mulai hari ini Senin (21/9/2020) kembali dibuka untuk melayani pasien seperti biasa.

Demikian disampaikan Direktur RSUD Simeulue, drg Farhan, kepada Serambinews.com di Sinabang.

Dikatakan, setiap pasien yang datang ke poliklinik RSUD Simeulue juga tetap harus mengikuti protokol kesehatan.

Sedangkan jam besuk pasien ditiadakan dan setiap pasien hanya boleh didampingi satu orang. 

"Iya, jam besuk pasien rawat inap kita tiadakan sementara. Hanya dibolehkan satu orang yang mendampingi pasien," katanya.

Atas kebijakan yang diberlakukan itu, diharapkan pengertian masyarakat Simeulue. 

Ini Jadwal Pengumuman Kelulusan SKB CPNS Bagi Peserta Asal Lhokseumawe, Catat Tanggalnya

VIDEO Polisi Ringkus 6 Orang Tersangka Kasus Ganja dan Sabu di Gayo Lues

Terimbas Pandemi Virus Corona, 150 Asosiasi Minta Bantuan Dana ke FIFA

Sebelumnya ditutup

Sebelumnya, Direktur RSUD Kabupaten Simeulue, drg Farhan, mengatakan bahwa pihaknya untuk sementara menutup pelayanan di poliklinik di rumah sakit milik daerah setempat.

Meningkatnya jumlah kasus baru, yakni 23 orang terkonfirmasi positif Covid-19, dan 11 di antaranya merupakan tenaga medis di rumah sakit, menjadi penyebab ditutupnya pelayanan di poliklinik.

"Karena ada tenaga medis yang positif Covid-19, poliklinik kami tutup mulai hari ini, dan akan dikaji dalam 2 hari ke depan," pungkas Farhan, Kamis (17/9/2020).

Ia pun mengajak masyarakat untuk selalu mematuhi protokol kesehatan, karena Covid-19 itu nyata.

Dikatakan, bahwa saat ini rumah sakit melakukan rawat gabung, seperti bedah, obgin dan beberapa penyakit lainnya. Sedangkan untuk perawatan khusus pasiennya tidak digabung. (*)

Penulis: Sari Muliyasno
Editor: Mursal Ismail
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved