Berita Banda Aceh
Kemenag Aceh dan UIN Ar-Raniry Teken MoU Penguatan Pendidikan dan Keagamaan
Menurutnya, sebagai lembaga besar, UIN Ar-Raniry dipercaya mampu melahirkan alumni yang pakar di bidangnya masing-masing.
Penulis: Masrizal Bin Zairi | Editor: Nur Nihayati
Menurutnya, sebagai lembaga besar, UIN Ar-Raniry dipercaya mampu melahirkan alumni yang pakar di bidangnya masing-masing.
Laporan Masrizal | Banda Aceh
SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) Provinsi Aceh dan Universitas Islam Negeri Ar-Raniry menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) dalam bidang pendidikan dan keagamaan di ruang rapat Kemenag Aceh, Selasa (22/9/2020).
Penandatanganan MoU dilakukan oleh Kakanwil Kemenag Aceh Dr H Iqbal SAg MAg dan Rektor UIN Ar-Raniry Prof Dr H Warul Walidin AK MA.
Penandatanganan MoU ini sebagai bentuk sinergitas dan kerja sama antar dua lembaga dalam rangka memajukan pendidikan, keagamaan serta peningkatan kualitas pendidikan, kelembagaan dan sumber daya manusia.
• Donasi tak Henti Mengalir, Rumah Bantuan Bripka M Reza untuk Warga Miskin Simeulue Hampir Rampung
• Lima Terdakwa Dituntut 20 Tahun, Kasus Penyelundupan Bawang Merah dari Thailand
• Waspada! 12 Tanda Diabetes yang Muncul di Kulit : Dari Kulit Kering Hingga Gatal
Penandatanganan nota kesepahaman ini disaksikan Kepala Bagian Tata Usaha Kanwil Kemenag Aceh Drs Amiruddin MA, para Kasubbag dan Kasi, Wakil Rektor 3 UIN Ar-Raniry Dr Saifullah SAg MAg dan para wakil dekan III dari fakultas-fakultas di UIN Ar-Raniry.
Iqbal menyambut baik silaturrahmi yang dilakukan pihak UIN Ar-Raniry. Ia mengatakan, kerja sama yang telah lama terjalin dengan baik antar kedua lembaga harus dipertahankan.
Ia berharap kerja sama yang akan dijalani bersama UIN Ar-Raniry dapat memberikan kontribusi yang baik untuk lembaga dan Aceh.
"MoU yang kita tanda tangani dapat segera mungkin dilaksanakan. Ini untuk meningkatkan kualitas di lembaga kita," ujar Iqbal.
Saat ini, kata Iqbal, Kemenag Aceh membutuhkan bantuan UIN Ar-Raniry terkait pelaksanaan asesmen pejabat serta kebutuhan terhadap sejumlah pakar keilmuan yang dapat mengabdi di Kemenag Aceh.
Menurutnya, sebagai lembaga besar, UIN Ar-Raniry dipercaya mampu melahirkan alumni yang pakar di bidangnya masing-masing.
"Misalnya dalam bidang ilmu falak di Kemenag Aceh hanya ada satu orang yang pakar.
Kita mengharapkan perhatian dari UIN terkait persoalan ini sehingga program kita dapat berjalan dengan baik," kata Iqbal.
Sementara itu, Prof Warul Walidin mengatakan, kerja sama antara Kanwil Kemenag Aceh dan UIN Ar-Raniry untuk saling menguatkan hubungan antar kedua lembaga dalam memberikan kontribusi terbaik untuk Aceh.
Ia mengatakan, saat ini UIN Ar-Raniry telah merencanakan sejumlah program seperti manajemen haji dan umrah, program PPG dan berbagai program lainnya.
Program-program ini nantinya dapat diimplementasikan di Kemenag Aceh dalam meningkatkan pelayanan.
"Kita saling melengkapi, saling mengisi dalam rangka mengimplementasikan visi misi Kementerian Agama di daerah. Bagaimana kita saling memberikan kontribusi untuk Aceh bahkan untuk nasional," ujar Warul.(*)