Pemain dan Ofisial Persiraja Ikut Tes Swab
Pemain dan ofisial Persiraja Banda Aceh, Senin (21/9/2020) pagi, mengikuti tes swab di Laboratorium Penyakit Infeksi Fakultas Kedoktera Universitas
BANDA ACEH - Pemain dan ofisial Persiraja Banda Aceh, Senin (21/9/2020) pagi, mengikuti tes swab di Laboratorium Penyakit Infeksi Fakultas Kedoktera Universitas Syiah Kuala (Unsyiah). Langkah tersebut dilakukan manajemen Lantak Laju sebagai syarat yang diwajibkan oleh PT Liga Indonesia Baru (LIB) selaku operator liga kepada semua tim peserta yang akan mengarungi lanjutan Liga 1 Musim 2020, mulai 1 Oktober mendatang.
Amatan Serambi, kemarin, rombongan Persiraja yang berjumlah 40 orang terdiri atas pemain, pelatih, dan ofisial, tiba di Laboratorium Penyakit Infeksi Unsyiah, kawsan Darussalam, Banda Aceh, sekitar pukul 08.30 WIB. Setelah itu, mereka langsung melakukan registrasi. Kemudian, mulai pukul 09.00 WIB, satu persatu pemain dan ofisial menjalani tes swab pada ruangan yang sudah disediakan. Pengambilan sampel swab skuat besutan Hendri Susilo, itu selesai sekitar pukul 11.00 WIB.
“Selain sebagai syarat yang diwajibkan oleh PT LIB kepada semua tim peserta Liga 1 musim ini, tes swab tersebut juga merupakan bagian dari usaha manajemen Persiraja untuk memastikan semua pemain dan ofisial bebas dari Covid-19,” ujar Sekretaris Umum (Sekum) Persiraja, Rahmat Djailani, kepada Serambi, di sela-sela tes tersebut, kemarin.
Menurutnya, yang mengikuti tes swab tersebut meliputi 28 pemain dan 12 ofisial. Rahmat juga mengungkapkan, ini adalah tes swab pertama dari 12 kali yang diwajibkan oleh operator liga. "Untuk tes swab pertama ini, kita pakai biaya sendiri dan Alhamdulillah ada mendapat support dari Pemko Banda Aceh," sambung Rahmat. PT LIB sebagai operator liga, katanya, mewajibkan seluruh klub Liga 1 untuk melakukan tes swab terhadap pemain, pelatih, dan ofisialnya sebanyak 12 kali selama musim ini berlangsung.
Ia juga menjelaskan, para pemain (termasuk pemain asing) dan ofisial sangat antusias mengikuti tes swab tersebut. Saat ini, sebut Rahmat, semua pemain dalam kondisi fit dan tidak ada yang sakit atau demam. Ditanya kapan hasil tes swab tersebut keluar, Rahmat Djailani, mengatakan, menurut informasi yang diterima pihaknya dari pihak Laboratorium Penyakit Infeksi Unsyiah, hasil tes itu akan keluar besok (hari ini-red).
Rahmat berharap tidak ada pemain atau ofisial yang positif sehingga tak ada kendala dalam menghadapi lanjutan Liga 1 musim ini. "Harapan kita, semuanya lancar dan tidak ada yang positif Covid-19. Sehingga, manajeman dan pemain bisa fokus penuh untuk menghadapi liga yang akan dimulai awal bulan depan," demikian Sekum Persiraja, Rahmat Djailani.
Seperti diketahui, Liga 1 Musim 2020 yang terhenti sejak Maret karena pandemi Covid-19 rencananya dilanjutkan kembali mulai 1 Oktober mendatang dan akan berakhir pada 28 Februari tahun depan. Seluruh pertandingan akan digelar di Pulau Jawa dan tanpa kehadiran penonton ke lapangan. Langkah itu diambil PT LIB selaku operator liga guna meminimalkan penularan virus Corona yang masih terus berlangsung di Tanah Air.
Klub dari luar Pulau Jawa termasuk Persiraja diberi kesempatan untuk ber-homebase di wilayah DI Yogyakarta dan sekitarnya. Menghadapi lanjutan Liga 1 musim ini, Persiraja dijadwalkan bertolak ke Yogyakarta, Minggu (27/9/2020) mendatang. Tim Laskar Rencong nantinya akan bermarkas ke Stadion Maguwoharjo, Sleman, Yogyakarta.
Persiraja akan memboyong 28 pemain--26 pemain lama dan dua pemain promosi U-20--ke Kota Gudeg. Dua pemain lama yaitu Wira Satria (bek) dan Husnuzon (penyerang) tidak dibawa ke Yogyakarta, karena masih cedera. Sementara dua pemain yang promosi dari tim U-20 yang dibawa adalah Ramadhan dan Muhammad Mikail. (jal)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/pemain-persiraja-swab-test-2.jpg)