Liga 1 2020

Jelang Liga 1 2020 Bergulir, Suporter Datang ke Stadion, Klub Langsung Diganjar Hukuman Kalah

Tak tanggung-tanggung, bagi penonton yang hadir di Stadion mendukung tim kesayangannya, tim tersebut justru akan dinyatakan kalah.

Editor: Imran Thayib
SURYA/HAYU YUDHA PRABOWO
SUPORTER AREMA - Atraksi Aremania saat mendukung Arema Cronus melawan Hanoi T&T, dalam laga Grup F, AFC CUP 2014 di Stadion Kanjuruhan Kepanjen, Kabupaten Malang, Jawa Timur. 

SERAMBINEWS.COM, JAKARTA - PT Liga Indonesia Baru (LIB) dan PSSI menetapkan sanksi tegas tim langsung kalah jika ada suporter pendukung berada di stadion pada lanjutan Liga 1 2020.

Ketentuan detail mengenai sanksi tersebut masih dibahas pihak berkepentingan.

Direktur Utama PT LIB, Akhmad Hadian Lukita membenarkan adanya regulasi baru perihal larangan keras bagi penonton hadir di Stadion untuk mendukung tim kesayangannya.

Tak tanggung-tanggung, bagi penonton yang hadir di Stadion mendukung tim kesayangannya, tim tersebut justru akan dinyatakan kalah.

Regulasi itu disampaikan PT LIB pada manager meeting Liga 1 di Sheraton Hotel, Bandung, Senin (21/9/2020).

“Iya betul, tentu jumlahnya harus jelas. Gak mungkin kan ada 1-2 orang langsung dinyatakan kalah. Nanti akan dibahas di PSSI, jumlahnya berapa, radiusnya bagaimana, gitu kan. Terus cara menetapkan kalah menangnya juga mesti jelas,” kata Hadian Lukita saat dihubungi wartawan, Selasa (22/9/2020).

Nantinya, aturan tersebut takan digodok mekanisme penerapannya oleh PSSI, yang jelas larangan hadirnya penonton merupakan salah satu protokol kesehatan yang harus diterapkan.

FEBI UIN Ar-Raniry Banda Aceh Yudisium 230 Sarjana Baru, Ini Rincian Per Prodi dan Pesan Dekan 

Toke Seum Copot dr Fardhyani dari Direktur RSUD Langsa, Tunjuk Plh dr Helmiza Fahry

Pelanggar Perbup Prokes Covid Masih Dikenakan Sanksi Sosial belum Dijerat Denda, Ini Alasannya

Bahkan, kepala BNPB Doni Monardo dalam acara MoU dengan PSSI terkait kelanjutan Liga mengingatkan dengan tegas agar setiap pertandingan baik di Liga 1 dan basket untuk tak dihadiri penonton.

“Bukan sekedar ada penonton langsung kalah, ada aturan mainnya.”

“Tapi itu betul, kalau nanti ada penonton atau suporter nekat masuk dengan rombongan besar yang mengganggu. Boleh kami sebut dinyatakan kalah. Ada mekanismenya,” jelasnya.

Liga 1 2020 bergulir pada 1 Oktober dan berakhir 28 Februari 2020. Dihelat kembali di tengah pandemi Covid-19 membuat banyak aturan baru yang harus diterapkan.

Selain tanpa penonton, Liga 1 juga hanya bergulir di Pulau Jawa saja, tidak ada degradasi dan setiap pemain harus menjalani swab test dua pekan sekali.

Sementara Direktur Operasional PT Liga Indonesia Baru (LIB), Sudjarno mengatakan, bahwa pihaknya dan PSSI masih merancang regulasi terkait sanksi untuk klub yang suporternya nekat hadir ke stadion saat liga berlangsung di tengah pandemi Corona.

"Ini sedang dirancang. Nantinya semua tergantung situasi, seberapa berat pelanggarannya. Sanksi bisa pengurangan poin, dinyatakan kalah dan sebagainya," ujar Sudjarno kepada Antara di Jakarta, Selasa (22/9/2020).

Hujan Badai Landa Abdya, Rumah Warga Terendam & Gunung Samarinda Longsor dan Tutupi Jalan Nasional

Panti Pijat Plus-plus di Kelapa Gading Digerebek, Polisi Sita Kondom Hingga Uang Jutaan Rupiah

Palestina Makin Dikhianti, Trump Sebut Ada 9 Negara Arab Lain yang Hendak Berdamai dengan Israel

Menurut purnawirawan Polri berpangkat akhir Inspektur Jenderal itu, usulan soal sanksi kepada klub yang suporternya datang ke stadion datang dari perwakilan klub yang hadir di rapat manajer Liga 1 2020 di Bandung, Senin (21/9).

Halaman
12
Sumber: Warta Kota
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved