Minggu, 10 Mei 2026

Berita Nasional

Menyayat Hati! Bocah Ini Menangis Minta Polisi Tak Menahan Ibunya, Meski Dipukuli Hingga Memar

Meski bocah malang itu menjadi korban penganiayaan oleh ibunya sendiri yang berinisial SF (34) dengan balok kayu, namun hal itu tak membuatnya dendam.

Tayang:
Editor: Ibrahim Aji

Meski bocah malang itu menjadi korban penganiayaan oleh ibunya sendiri yang berinisial SF (34) dengan balok kayu, namun hal itu tak membuatnya dendam.

SERAMBINEWS.COM, MAKASSAR - Sebuah peristiwa menyayat hati diperlihatkan seorang bocah berusia 10 tahun di Parepare, Sulawesi Selatan.

Betapa tidak, meski sang bocah malang itu menjadi korban penganiayaan oleh ibunya sendiri yang berinisial SF (34) dengan balok kayu, namun hal itu tak membuatnya dendam.

Buktinya, meski mengalami lebam di kedua tangannya akibat dianiaya, namun NJ, sang bocah malang itu meminta agar polisi yang mengusut penganiayaan itu tak menahan ibunya.

Sambil menangis, ia meminta sang ibu untuk tidak ditangkap dan dipenjara.

Bahkan ia mengatakan meski telah dipukuli oleh sang ibu, ia tetap menyayangi ibunya tersebut.

"Pak Polisi, aku sayang ibu, tolong jangan ditangkap," kata NJ, bocah yang dikenal sebagai juara kelas di sekolahnya tersebut.

Merasa tak Pernah Didata, Anggota Dewan Ini Terkejut Namanya Terdaftar Sebagai Penerima Bantuan PUM

Apa yang dikatakan NJ itupun menjadi perhatian petugas kepolisian yang berada di rumahnya.

Mengutip Kompas.com, Kasat Reskrim Polres Kota Parepare, Iptu Asian Sihombing mengatakan, SF awalnya mendapat laporan dari guru sang anak.

Laporan itu terkait, NJ telah tidak mengikuti pembelajaran daring selam 10 hari terakhir.

Mendengar laporan dari guru sang anak, SF pun kesal dengan kelakuan anaknya tersebut.

Ia pun tambah marah saat mengetahui, NJ pergi ke rumah neneknya tanpa sepengetahuan sang ibu.

Tak hanya itu saja, SF dibuat semakin marah lantaran anaknya berbohong kepada sang tante mengenai pembelajaran online yang tidak diikutinya.

Sidang Vonis 2 PNS Sumut yang Pingsan saat Mesum di Mobil, Terungkap Sudah 6 Kali Berhubungan Badan

Amarah SF memuncak. Ia lalu mengambil balok kayu dan memukul NJ.

"Sang ibu menganiaya anaknya dengan balok kayu dalam video lantaran kesal anaknya yang sempat ke rumah mertuanya dilaporkan oleh gurunya 10 hari terakhir tak mengikuti pelajaran daring," kata Asian.

Bermaksud untuk mengklarifikasi bahwa dirinya tak berbohong, SF merekam hukuman pada NJ itu dan mengirimkannya pada tante korban.

Namun, video yang dikirimkan ke keluarga almarhum suaminya itu kemudian viral.

"Awalnya saya hanya mengirim video itu ke sejumlah keluarga almarhum suami saya. Namun entah siapa yang membagikannya ke media sosial," jelas SF di Ruang PPA Polres Parepare.

Satu Lagi Warga Langsa Berstatus Reaktif Corona Meninggal, Dimakamkan Secara Protokol Covid-19

SF pun menyesal telah berbuat di luar kontrol terhadap anaknya.

Ia mengaku, merawat seorang diri tiga anaknya sepeninggal sang suami.

SF pun akhirnya harus berurusan dengan pihak berwajib atas perbuatannya memukuli sang anak.

Namun kejadian tak terduga terjadi saat SF hendak diamankan oleh petugas kepolisian di kediamannya.

NJ, sang anak tiba-tiba mendatangi petugas sambil menangis.

"Pak polisi, aku sayang ibu tolong jangan ditangkap," rengek NJ pada polisi.

Tanggul Muara Sawang Rusak Parah Usai Dibangun 2019, Provinsi Diminta Bertanggungjawab

Kanit Polres Parepare Aipda Dewi Natalia Noya membenarkan kejadian menyedihkan tersebut.

NJ mengaku menyesal lantaran tak mengikuti sekolah online selama beberapa hari tersebut.

"Korban berharap agar kami tak menahan SF," kata Dewi.

SF sebagai pelaku penganiayaan anak, kini masih menjalani pemeriksaan di Ruang PPA Polres Parepare, Sulawesi Selatan.

Ia terancam dikenai Pasal 44 ayat 1 Undang-undang 23 tahun 2004 ancaman 5 tahun penjara dan pasal 80 Ayat 1 Undang-Undang RI dengan ancaman hukuman 2,5 tahun penjara.(*)

Artikel ini sudah tayang di Grid.ID dengan judul "Meski Dipukuli Hingga Memar, Bocah Ini Menangis pada Polisi Untuk Tidak Menahan sang Ibu yang Telah Menganiayanya"

Sumber: Grid.ID
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved