Update Corona di Subulussalam
Gugus Tugas Subulussalam Konfirmasi 20 Pasien Covid-19 Sembuh, 8 Masih Diisolasi
Menurut Baginda, dari 33 orang di Kota Subulussalam yang terpapar virus asal Wuhan, China itu sebanyak 20 pasien dinyatakan sembuh.
Penulis: Khalidin | Editor: Mursal Ismail
Menurut Baginda, dari 33 orang di Kota Subulussalam yang terpapar virus asal Wuhan, China itu sebanyak 20 pasien dinyatakan sembuh.
Laporan Khalidin I Subulussalam
SERAMBINEWS.COM, SUBULUSSALAM – Kabar gembira karena delapan pasien covid-19 di Kota Subulusalam kini telah sembuh dan dapat beraktivitas kembali seperti biasa.
Kabar itu disampaikan Juru Bicara Gugus Tugas Covid-19, Baginda Nasution kepada Serambinews.com, Jumat (25/9/2020) terkait perkembangan kasus corona di Kota Subulussalam.
Menurut Baginda, dari 33 orang di Kota Subulussalam yang terpapar virus asal Wuhan, China itu sebanyak 20 pasien dinyatakan sembuh.
Sementara untuk hari ini terjadi penambahan dua orang dan jumlah pasien menjalani isolasi sebanyak delapan orang.
Banyaknya orang positif yang sembuh dari covid-19 menjadi kabar gembira karena dengan penanganan cepat dan patuh terhadap anjuran kesehatan dapat menyembuhkan seorang pasien.
• Kesempatan Terakhir Daftar Kartu Prakerja Gelombang 10, Login www.prakerja.go.id, Ini Syaratnya
• Pengadilan Tinggi Mumbai India Bebaskan Tiga PSK, Wanita Berhak Memilih Pekerjaan Apapun
• Korban Beri Uang ke Pelaku Penipuan Rumah Bantuan, Kapolres Subulussalam: Sebagian Tanpa Kuitansi
Sementara itu, dari 33 pasien Covid-19 di Kota Subulussalam lima orang dinyatakan meninggal dunia. Selain yang meninggal dunia, dari 33 orang positif hanya seorang bergejala.
Menurut Baginda, hingga Kamis (24/9/2020) angka psien yang positif Covid-19 kini menjadi 33 orang.
Sementara pasien yang dinyatakan sembuh sebanyak 20 orang, meninggal 5 orang serta menjalani isolasi sebanyak 8 orang.
Terjadi peningkatan kasus positif Covid-19 di Subulussalam menjadi dasar pemerintah bahwa virus asal Kota Wuhan, China itu sudah menjadi transmisi lokal di daerah ini.
Lantaran itu, Baginda mengimbau semua komponen untuk waspada dengan selalu menerapkan protokol kesehatan.
Semua pihak diharapkan tetap memakai masker, mencuci tangan dengan air sabun atau hand sanitizer, menjaga jarak dan menghindari kerumunan.
Menurut Baginda, penambahan dua orang warga Kota Subulussalam terppar Virus Corona. Hal itu berdasarkan surat kepala Laboratorium Penyakit Infeksi Universitas Syiah Kuala Rabu (23/9/2020) lalu.
Surat bernomor 653/PKU/IX/2020 menjelaskan hasil pemeriksaan yang ditujukan Kepada Dinas Kesehatan Kota Subulussalam.
Kedua warga yang positif Covid-19 berdomisili di Kecamatan Simpang Kiri. Keduanya bernisial ES, wani berusia 33 tahun dan YF pria berusia 35 tahun.
Mereka dinyatakan positif Covid-19 sesuai hasil pemeriksaan Swab RT-QPCR terhadap 6 sampel Vtm dari Dinas Kesehatan Subulussalam.
Swab dikirim pada tanggal 22 September 2020 dan dari enam yang dites, dua dinyatakan positif Covid-19.
Dijelaskan, riwayat inisial ES awalnya mengalami demam, batuk dan sakit kepala, setelah berkurang sakitnya dia mengalami hilang rasa dan penciuman.
Atas kondisi itu ES memutus kan untuk menjalani SWAB 21 September 2020 lalu dan sehari setelahnya dinyatakan positif Covid-19.
Sementara YF merupakan suami dari RY yang terkonfirmasi positif pada tanggal 19 september 2020.
YF diswab atas tracking Dinas Kesehatan 21 September lalu. Dia menjalani swab Rabu (23/9/2020) dan dinyatakan positif covid-19.
Sebelumnya Gugus Tugas Covid-19 Kota Subulussalam juga melaporkan penambahan orang positif di daerah ini.
Laporan penambahan kasus positif tersebut disampaikan lewat siaran pers Gugus Tugas Covid-19 kepada media, Rabu (23/9/2020).
Juru Bicara Gugus Tugas Covid-19 Kota Subulussalam, Baginda Nasution mengatakan penambahan positif berdasarkan surat kepala Laboratorium Penyakit Infeksi Universitas Syiah Kuala.
Surat bernomor 622/PKU/IX/2020 itu tertanggal 19 September 2020 perihal hasil pemeriksaan yang ditujukan kepada Dinas Kesehatan Kota Subulussalam.
Berdasarkan surat hasil swab seorang dinyatakan positif covid-19 yakni inisial RY, jenis kelamin perempuan berusia 34 tahun.
RY berdomisili di Kecamatan Simpang Kiri dan menjalani swab bersama 24 orang lainnya.
RS bersama 24 orang lainnya diswab berdasarkan hasil tracking kedua yang dilakukan Dinas Kesehatan akibat ada pegawainya inisial I dinyatakan positif.
Menurut Baginda, dengan penambahan kasus ini pasien covid-19 yang terkonfirmasi positif corona di Kota Subulussalam per tanggal 22 September 2020 menjadi 31 orang.
Sementara jumlah pasien positif yang dinyatakan sembuh kembali sebanyak 15 orang, meninggal 5 orang serta 11 orang diisolas.
“Adanya peningkatan kasus covid-19 di Kota Subulussalam semestinya semua komponen masyarakat harus menjadi waspada dan menjadi persoalan yang serius,” ujar Baginda. (*)