Selasa, 28 April 2026

Berita Pidie Jaya

Pembangunan Tiga Infrastruktur Sekolah di Pidie Jaya Masih Rendah

Tiga dari 170 paket pengerjaaan infrastruktur pendukung sekolah, capaiannya masih rendah, yakni baru 25 persen.

Penulis: Idris Ismail | Editor: Taufik Hidayat
Serambinews.com
Kepala Dinas Pendidikan Pidie Jaya, Saiful Rasyid MPd bersama tim monitoring dan evaluasi melakukan peninjauan pembangunan yang masih minim di Meureudu, Sabtu (26/9/2020). 

Laporan Idris Ismail | Pidie Jaya

SERAMBINEWS.COM, MEUREUDU - Tiga unit insfrastruktur pembangunan sekolah di dua kecamatan realisasi pembangunan yang ditemukan oleh tim Dinas Pendidikan masih sangat minim yaitu 25 persen. 

Sementara  167 paket lainya  telah berjalan lebih 65 persen hingga 90 persen.

Kepala Disdik Pijay, Saiful Rasyid MPd kepada Serambi, Sabtu (26/9/2020) mengatakan, hasil pemantauan tim ke lokasi selama lima hari terakhir ditemukan tiga dari 170 paket pengerjaaan infrastruktur pendukung sekolah, capaian masih rendah dengan berbagai permaslahan.

"Yaitu, pembangunan TK Bungong Seulanga Meureudu dengan dalih adanya sengketa lahan, SMP Unggul Meureudu dengan dalih penempatam lahan pembangunan terkendala serta  rehab ruang guru di SDN 2 Bandar Baru yang sedang berjalan pembongkaran akibat masih menunggu perubahan gambar," jelasnya.

Kendati demikian pihak dinas berkomitmen menjadikan tiga titik permasalahan utama ini menjadi pengawasan serta pemantauan secara lebih intens.

Terutama bagi para kepala sekolah selaku Panitia Pembangunan Sekolah (P2S) yang musti bertangungjawab atas realisasi lambannya terhadap persentase volume pengerjaan.

"Dari komitmen ketiga kepala sekolah ini  dalam rentang sisa waktu akan terus memacu peengerjaan sampai selesai tepat waktu,"ujarnya.

Sebagaimana diketahui sebelumnya,  pihak Disdik Pijay mendesak kepada  90 Panitia Pembangunan Sekolah (P2S) baik tingkat TK, SD dan SMP untuk komit menuntaskan penanganan 170 paket rehabilitas dan pembangunan insrastruktur sekolah sebelum menjelang akhir tahun 2020.

Pelaksanaan 170 kegiatan rehab dan pembagunan fasilitas insfrastruktur pendidikan disemua jenjang pendidikan  di Pijay pada tahun 2020 menguras anggaran Rp 29 miliar  selain bersumber Dana Alokasi Khusus (DAK) serta dari Dana Otonomi Khusus Aceh (DOKA).(*)

Detik-detik Bocah Dievakuasi dari Atap Rumah, Meninggal Tersengat Listrik saat Ambil Layangan

Cocok untuk Menu Makan Siang, Coba Gurihnya Ayam Pramugari, Kuliner Khas Aceh yang Menggoda Selera

Konflik di Papua, Ini Besarnya Kekuatan KKB di Intan Jaya, Jumlah Senjatanya Tidak Main-main

1,3 Juta Laptop untuk Pendidikan VS Multi Years (Bagian II), Selamatkan Seuhak dan Jutaan Anak Aceh

Cadangan Minyaknya Lebih Banyak dari Indonesia, Harusnya Timor Leste Jadi Kaya Tapi Malah Sengsara

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved